Senin 25 November 2019, 06:20 WIB

Metro TV dan Brimob Gelar Operasi Katarak Gratis

(PS/N-3) | Nusantara
Metro TV dan Brimob Gelar Operasi Katarak Gratis

MI/PUJI SANTOSO
Metro TV dan Brimob Gelar Operasi Katarak Gratis

 

STASIUN televisi Metro TV dan Korps Brigade Mobil (Brimob) Sumatra Utara (Sumut) menggelar operasi katarak secara gratis untuk masyarakat miskin.

Operasi dilaksanakan di RSU Universitas Sumatera Utara (USU) Padangbulan, Medan, Sumatra Utara pada Sabtu (23/11). Kegiatan itu diadakan dalam rangka memperingati HUT ke-19 Metro TV dan HUT ke-74 Brimob.

Sebanyak tujuh dokter spesialis mata dari RSU USU dan RSU Bhayangkara dikerahkan. Para pasien umumnya dari kalangan lanjut usia dari berbagai wilayah di Medan, Kabupaten Deliserdang, dan Kabupaten Langkat.

Sofyan Tjiwi, koordinator acara bakti sosial operasi katarak yang merupakan bagian dari coorporate social responsibility (CSR), mengatakan kegiatan itu merupakan wujud dari kepedulian Brimob dan Metro TV yang sudah puluhan tahun melayani masyarakat di Sumut.

Selain itu, kata Sofyan, para pasien juga mendapat kacamata dan pemeriksaan kesehatan secara gratis yang disponsori salah satu kafe di Medan.

Di kesempatan sama, Komandan Satuan Brimob Polda Sumut, Komisaris Besar Abu Bakar Tertusi mengatakan, kegiatan itu merupakan acara rutin tahunan yang menjadi instruksi Markas Besar Polri berkaitan HUT ke-74 Brimob.

"Kita akan selenggarakan setiap tahun. Hari ini sudah sekitar 90 pasien yang kita operasi. Tahun depan, mungkin jumlah peserta bisa bertambah dan pelayanan untuk masyarakat juga akan ditingkatkan," ujar Abu Bakar.

Terkait pelaksanaan operasi katarak, Presiden Direktur Metro TV Suryopratomo mengucapkan terima kasih kepada RSU USU dan RSU Bhayangkara Polda Sumut yang telah menyediakan dokter dan tim medis guna membantu warga kurang mampu dalam melaksanakan operasi katarak tersebut. (PS/N-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More