Senin 25 November 2019, 01:40 WIB

Mentan Dorong Ekspor Produk Pangan Indonesia

MI | Ekonomi
Mentan Dorong Ekspor  Produk Pangan Indonesia

Dok. MI
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

 

PT Charoen Pokphand Indonesia mengekspor produk olahan ayam, griller ayam dan pakan ayam sebanyak 16 kontainer dengan nilai Rp2,5 miliar ke Republik Demokratik Timor Leste dan Jepang.

Pelepasan ekspor itu disaksikan langsung oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo didampingi Presiden Komisaris Charoen Pokphand Hadi Gunawan.
Dengan kondisi industri peternakan yang sudah mampu swasembada, tidak ada alasan bagi perusahaan besar seperti Charoen Pokphand untuk tidak melebarkan pasar ke luar negeri.

“Indonesia sudah swasembada da­­ging. Dukungan pemerintah pun sa­­ngat kuat sehingga kami bisa menembus pasar ekspor,” ujar Hadi di Kantor Pusat Charoen Pokphand, An­­col, Jakarta, kemarin.

Sejak 2017, Charoen Pokphand In­­donesia tercatat sudah mengirim se­­banyak 200 kontainer produk ayam olahan ke berbagai negara.

“Ini membuktikan produk-produk Indonesia mampu bersaing di pasar global. Kami akan terus berupaya mem­­perluas ekspor ke negara lain,” tuturnya.

Adapun, Mentan Syahrul mengungkapkan capaian positif semacam itu adalah hal yang harus dibanggakan dan dibicarakan.

“Jangan kita terlalu banyak bicara impor. Kita harus bicara ekspor. Itu yang diinginkan Presiden Jokowi,” ucap Syahrul.

Ia berharap, perusahaan-perusahaan pangan lain, baik yang bergelut di peternakan, pertanian atau per­­­kebunan, bisa terus memperkuat kinerja dan menerobos pasar dunia.

“Kita tidak boleh tertinggal daru Malaysia dan negara lainnya di Asia. Kuantitas dan kualitas harus kita siapkan agar produk kita sekompetitif mungkin. Jika ekspor meningkat, cadangan devisa akan naik. Dari si­­si proses, itu juga dapat membuka la­­pangan pekerjaan,” tandasnya.

Sebelumntya, Syahrul mengatakan bahwa pihaknya menginginkan terja­di peningkatan nilai eskpor dari sektor pertanian hingga tiga kali lipat.

Ekspor produk pertanian akan di­­perluas, tidak saja pada komoditas utama seperti  minyak sawit, karet dan lainnya. Tapi juga pada hampir semua komoditi pertanian. (Pra/E-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More