Minggu 24 November 2019, 06:30 WIB

Berkenalan dengan BPIP Yuks

Obamaputralis Naibaho | Weekend
Berkenalan dengan BPIP Yuks

MI/ADAM DWI
Reporter Cilik (Repcil) MI wawancara Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Hariyono, di Jakarta.

HALO sobat Medi! Hari ini kami Tim Reporter Cilik Media Indonesia  mewawancarai Profesor Hariyono. Sobat Medi kenal tidak sama Profesor Hariyono? Nah yuk kita cari tahu!

Prof Hariyono ini PLT Kepala BPIP loh! Terus BPIP itu apa? BPIP itu singkatan dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila. BPIP itu merupakan badan yang menjaga ideologi Pancasila.

Jadi sobat Medi kenapa sih harus ada pelajaran Pancasila? Ternyata pelajaran Pancasila itu bisa menumbuhkan rasa nasionalisme kita lo. Alasan kedua, karena masih ada orang-orang yang menentang Pancasila. Nah orang-orang ini yang harus kita lawan.

Bicara Pancasila juga tidak lepas dari budaya orang Indonesia, yakni gotong royong. Bayangkan kalau kita melakukan kerja bakti di lingkungan RT dan RW, tapi kita saling merendahkan suku, tidak menghormati agama lain, dapat gak tujuan agar lingkungan bersih? Tidak kan? Itu lah tugas BPIP untuk menyadarkan masyarakat untuk mau bersatu.

Ini merupakan tanggung jawab dari Pak Hariyono. Wuah ternyata berat juga ya tanggung jawab dari BPIP.

Di tengah kesibukannya, Pak Hariyono menyempatkan berbincang dengan Reporter Cilik Media Indonesia di kantornya. Ternyata kantornya satu gedung dengan Wakil Presiden Maruf Amin. Kami disambut Pak Hariyono dengan baik tanpa membedakan suku, agama, dan ras. Ini juga salah satu sikap persatuan.

Pak Hariyono menegaskan negara Indonesia merupakan negara gotong royong, bukan berlandaskan agama. Dia juga menjelaskan perpecahan di Timur Tengah karena perang, negara yang 1 agama, tapi tidak makmur. Adapun kita yang beragam harus bisa adil dan makmur. Pak Hariyono berpesan untuk menjadikan Pancasila bukan hanya dasar negara, tapi lebih dari itu. Itulah wawancara kami dengan Pak Hariyono sobat Medi! Sampai jumpa! Salam Pancasila! (M-3)    

 

 

 

Sila

 

Sobat Medi hafal tidak dengan kelima sila yang ada di dalam Pancasila? Kalau tidak, yuks kita sama-sama membacanya.

Sila 1 : Ketuhanan yang Maha Esa

Sila 2 : Kemanusiaan yang adil dan beradab

Sila 3 : Pesatuan Indonesia

Sila 4 : Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan

Sila 5 : Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

 

 

 

Kesaktian Pancasila

Sobat Medi tahu kah kapan peringatan hari Kesaktian Pancasila? Peringatan Kesaktian Pancasila ditetapkan pemerintah 1 Oktober. Sehari setelah insiden Gerakan 30 September 1965. Saat itu enam jenderal dan satu kapten ditangkap dan dibunuh PKI yang ingin mengubah Pancasila menjadi ideologi komunis. Gejolak yang dikenal sebagai G30S ini berhasil diredam otoritas militer Indonesia.

 

 

Pembentukan BPIP

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) merupakan badan yang baru dibentuk pemerintahan Presiden Joko Widodo lo Sobat. Pembentukan BPIP itu berdasarkan Peraturan Presiden No 7 Tahun 2018 tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila tanggal 28 Februari 2018.

Kehadiran BPIP itu karena pengaruh Pancasila di ruang publik semakin berkurang. "Dasar pembentukannya ialah berdasarkan pemikiran setelah hampir 2 dekade pembinaan ideologi Pancasila atau pengaruh Pancasila di ruang publik itu sudah sangat berkurang sehingga pemerintah merasa perlu dibentuk suatu badan yang bertugas khusus memberikan pembinaan ideologi Pancasila," ujar Pak Aris Heru Utomo, Direktur Sosialisasi, Komunikasi, dan Jaringan BPIP kepada Media Indonesia, Kamis (14/11).

Berdasarkan Perpres itu, tugas dan fungsi dari BPIP ialah menyusun kebijakan dan memberikan masukan terhadap pelakasanaan tugas pembinaan ideologi Pancasila kepada Presiden.

 

 

Tantangan

Sebagai lembaga yang baru berumur 1 tahun, BPIP memiliki tugas berat. Salah satu tantangan utama BPIP ialah bagaimana mengarusutamakan atau membumikan kembali nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Apalagi hampir dua dekade tidak ada pembelajaran pendidikan Pancasila atau ideologi Pancasila di ruang-ruang publik.

Pemahaman Pancasila khususnya di generasi muda masih kurang. Sehingga banyak pihak yang mencoba memasukkan ideologi baru ke Indonesia.

"Jadi upaya mengembaikan Pancasila di ruang publik BPIP ini dibentuk dan berupa melakukan sosialisasi, komunikasi ke masyarakat," ujar Pak Aris.

Tidak hanya itu, sejumlah kegiatan lain yang melibatkan anak-anak dari usia dini hingga perguruan tinggi juga dilibatkan. Formatnya lebih kekinian dan tidak terlalu mendoktrinkan seperti pada masa lalu.

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More