Sabtu 23 November 2019, 18:40 WIB

Perekonomian Papua Barat Diprediksi Bakal Melesat

Antara | Nusantara
Perekonomian Papua Barat Diprediksi Bakal Melesat

Medcom/Istimewa
Pertamina (Persero) saat meresmikan Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) DEO, kompleks Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Kota Sorong.

 

PENGAMAT ekonomi Universitas Cendrawasih (Uncen), Ferdinand Risamasu; memprediksi perekonomian Papua Barat, terutama Sorong, meningkat pesat. Kondisi tersebut tidak lepas dari penambahan kapasitas Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Bandara Domine Eduard Osok (DEO) Sorong pekan ini. 

"Penambahan kapasitas tersebut akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi yang semakin pesat, khususnya di wilayah Kabupaten Sorong, Papua Barat. Hal ini mengingat semakin meningkatnya volume frekuensi penerbangan baik dari dan ke bandara Domine Eduard Osok," tegas Ferdinand ketika dihubungi dari Jakarta, Sabtu (23/11). 

Menurut Ferdinand, DPPU yang dikelola  Pertamina tersebut memang bisa menunjang perekonomian, termasuk melalui sektor pariwisata. Pasalnya, Papua Barat memang memiliki banyak destinasi wisata dimana Sorong menjadi gerbangnya. 

"Bandara Sorong ini menjadi pintu masuk bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke Raja Ampat dan destinasi wisata lainnya di Papua. Begitu juga daerah-daerah lain yang ada di wilayah 'kepala burung'," ujar Ferdinand. 

"Dan jika ini dibuka dan dibangun dalam rangka mengantisipasi tujuan tersebut, saya rasa itu punya keterkaitan dan itu sangat berguna bagi pembangunan Papua, Barat," kata Ferdinand. 

Ferdinand menambahkan, penambahan kapasitas DPPU yang baru saja diresmikan Pertamina pada Kamis (21/11) lalu, masih terkait dengan upaya pemerintah memperluas pembangunan infrastruktur bagi aksesibilitas di Papua. Apalagi saat ini, sejumlah perusahaan maskapai, seperti Garuda Indonesia, Air Asia, Batik Air, Lion Air, dan Susi Air sudah membuka rute ke bandara tersebut. 

Saat ini, lanjutnya. bandara DEO terbilang cukup tinggi frekuensi penerbangannya. Sejumlah maskapai seperti Air Asia, Batik Air, dan maskapai lainya baik yang terbang langsung dari Jakarta atau Makassar membuka jalur penerbangan ke bandara tersebut. 

"Makin maraknya penerbangan baru yang mereka buat menandakan bahwa daerah tersebut memiliki potensi karena ada pergerakan dari mana-mana, dari Jakarta, Makassar, ke Papua. Dengan demikian ini akan memajukan wilayah itu," ujar Ferdinand. 

Namun dia mengingatkan tingginya akses penerbangan ke wilayah Sorong harus dibarengi dengan infrasruktur jalan dan transportasi yang memadai. Hal yang tak kalah harus diberikan perhatian oleh pemerintah adalah terciptanya keamanan yang kondusif bagi para wisatawan. 

Pekan ini, Pertamina memang meresmikan DPPU di Bandara DEO di Kota Sorong. DPPU tersebut lebih lengkap dan modern, yakni tiga tangki avtur berkapasitas total 1.500 KL dari sebelumnya yang hanya menggunakan temporary storage tank ex-refueller dengan kapasitas total 111 KL. (Antara/OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More