Sabtu 23 November 2019, 18:27 WIB

Konvensi Melayu Dunia Islam Dorong Bisnis Online

mediaindonesia.com | Humaniora
Konvensi Melayu Dunia Islam Dorong Bisnis Online

Istimewa
Konvensyen Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-20 di Sultan Hotel, Jakarta, pada 22-24 November 2019.

 

KONVENSYEN Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) ke-20 di Sultan Hotel, Jakarta, pada 22-24 November 2019. Konvensyen atau Konvensi DMDI 2019 dengan tema ‘Memperkasakan Bisnis Online’ yang dilaksanakan menjadi ajang silaturahmi para pengurus dari 23 negara.

"Acara konvensyen dunia islam dunia melayu ke 20 ini merupakan silaturahim para pimpinan DMDI di 23 negara, tema tahun ini memperkasakan bisnis online daripada negara-negara dunia melayu dunia islam di seluruh dunia,” ujar Said Aldi Ali Idrus, Ketua Panitia Konvensyen DMDI 20 di Hotel Sultan Jakarta, Sabtu (23/11)

“Ada beberapa pembicara dari BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) dan kementerian agama sudah menyampaikan komitmen untuk bisa menjalin kerja sama kepada seluruh negara-negara DMDI yang mengikuti konvensyen ini," kata Said Aldi.

Presiden DMDI Tan Sri H. M Ali Rustam menjelaskan visi misi DMDI berdiri untuk menyatukan orang-orang melayu yang tersebar di seluruh dunia.

"DMDI berdiri sejak tahun 2000 di Malaka. awalnya beranggota 10 negara sekarang sudah 23 negara, tujuannya untuk menyatukan hubungan orang-orang melayu islam yang sudah berserak di seluruh dunia,” kata Tan Sri H. M Ali Rustam.

“Lima ratus tahun lalu orang melayu banyak yang merantau berada di Afrika Selatan, Suriname, zaman dulu ke sana bersama orang Belanda, berangkat dari Indonesia dan Malaysia, istilahnya dulu jauh dimata jauh dihati, tapi sekarang melalui DMDI, jauh dimata dekat dihati, kalau lama tak jumpa nanti lama kelamaan menjadi lupa padahal sama-sama saudara orang Melayu," tutur Tan Sri H. M Ali Rustam.

"Semoga saudara jauh terpisahkan dirapatkan semula, taki silaturahmi dapat dieratkan melalui DMDI ini, kita banyak membuat program selain konvensyen, setiap tahun tilawatil quran, lokakarya, pertandingan pantun, pertunjukan tarian dan kesenian, kegiatan belia, kegiatan wanita, kegiatan sukan (sepak takraw), gasing dan bowling dan ekonomi," sebutnya.

Pada konvensi DMDI 2019 diperkenalkan perniagaan online bagi seluruh anggotanya untuk dapat memanfaatkan www.dmdibiz.com sebagai media komunikasi bisnis antar anggota dan antar negara.

"Malam ini akan kami lancarkan website kami setelah register, akan dimasukkan pendaftaran namanya dan semoga dalam tempo 2 tahun ada ribuan usahawan online keluarga DMDI," pungkasnya. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More