Sabtu 23 November 2019, 17:22 WIB

Empat Pembalak Liar Ditangkap di Riau

Rudi Kurniawansyah | Politik dan Hukum
Empat Pembalak Liar Ditangkap di Riau

Antara
Ilustrasi

 

EMPAT pembalak liar yang diberoperasi di Suaka Margasatwa Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau, ditangkap tim gabungan Polda Riau bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA), Sabtu (23/11).

Keempat pelaku yakni dua sopir truk berinisial TC dan SC pengangkut 16 kubik kayu olahan ilegal dan dua cukong pemodal A dan S.

"Kita menangkap pengangkut dan pemodal kayu pesanan yang diduga hasil pembalakan liar. Saat diperiksa, kayu tidak memiliki dokumen yang resmi," kata Kapolda Riau Irjen Agung Setya Imam Effendi di Pekanbaru, kemarin.

Dijelaskannya, operasi penangkapan dilakukan di Desa Teluk Binjai Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan. Saat ini, barang bukti dua truk pengangkut kayu ilegal dititipkan di Polres Pelalawan. Adapun keempat pelaku dibawa ke Mapolda Riau untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dari keterangan kedua sopir diketahui mereka diberikan upah sebesar Rp300 ribu untuk sekali pengangkutan kayu dibawa menuju gudang penyimpanan di Pelalawan. Sedangkan proses pengolahan kayu sehingga menjadi papan dilakukan dalam sawmil yang dibuka di kawasan Suaka Margasatwa Kerumutan

Kepala BBKSDA Riau Suharyono mengatakan aksi ilegal logging atau pembalakan liar itu diduga berlangsung di Suaka Margasatwa Kerumutan yang memiliki luas sekitar 93.222 hektare.

Operasi gabungan yang melibatkan tim Polda Riau berlangsung sejak Kamis (21/11) sekitar pukul 23.00 WIB hingga proses penangkapan pada sekitar pukul 02.00 WIB Jumat (22/11) dini hari.

"Polda Riau masih melakukan pengembangan atas kasus ilegal logging di Suaka Margasatwa Kerumutan ini. Para tersangka sudah diamankan polisi," jelasnya.(OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More