Sabtu 23 November 2019, 12:21 WIB

Kemenpora Beri Literasi Pranikah bagi Para Pemuda

mediaindonesia.com | Humaniora
Kemenpora Beri Literasi Pranikah bagi Para Pemuda

Istimewa/Kemenpora
Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh.

 

BERBAGAI kasus yang menimpa masyarakat yang domainnya bersumber dari lemahnya kelompok terkecil dalam masyarakat yakni keluarga. Mulai dari persoalan terlantarnya anak-anak, kenakalan remaja, perceraian, kekerasan seksual hingga  kekerasan dalam rumah tangga ialah berbagai bentuk yang salah satu penyumbangnya ialah persoalan ketahanan keluarga.

Persoalan ketahanan keluarga salah satu sumbernya ialah pernikahan yang tidak didasari kompetensi,baik kompetensi hukum keluarga, hak-hak dan kesehatan reproduksi, kepemimpinan dalam keluarga, hingga kompetensi pemenuhan ekonomi keluarga.

Hal tersebut disampaikan Deputi Bidang Pengembangan Pemuda Kemenpora, Asrorun Ni’am Sholeh, dalam kegiatan perdana dalam rangkaian Pendidikan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Sabtu pagi (23/11).

Acara yang diselenggarakan Kemenpora melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda tersebut merupakan pengembangan dari program peningkatan kesehatan reproduksi pemuda yang akan dilaksanakan di 13 kota.

Deputi Bidang Pengembangan Pemuda, Asrorun Niam Sholeh mengatakan, literasi pranikah merupakan ikhtiar Kemenpora menyiapkan anak muda berwawasan luas, berkepribadian dan memiliki jiwa kepemimpinan. Hal itu semua dimulai dari individu. Berlanjut dalam rumah tangga sehingga siap menjadi pemimpin publik.

“Program ini diharapkan mampu menjawab salah satu isu penting, yaitu bagaimana kesiapan dan kemampuan anak muda dalam membina sebuah rumah tangga," kata Niam.

"Ini juga bagian dari komitmen Kemenpora untuk terus melayani anak muda lewat program inovatif dan aktual sekaligus mensukseskan prioritas utama Kabinet Indonesia Maju dalam pembangunan sumber daya manusia (SDM)," tambah Niam.

Abdul Rofur selaku Asisten Deputi Bidang Organisasi Kepemudaan dan Pengawasan Kepramukaan Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI yang sekaligus ketua pelaksana menyampaikan bahwa adapun materi yang akan disampaikan dalam setiap kegiatan meliputi hukum perkawinan, perlindungan anak dan pengasuhan berkualitas, kesehatan reproduksi, dan psikologi remaja serta pemuda.

Semua materi tersebut sudah dirangkum menjadi beberapa serial modul yang disusun bersama para ahli, akademisi dan praktisi. (OL-09)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More