Jumat 22 November 2019, 22:36 WIB

Achmad Rifai Dapat Dukungan Jadi Dewan Pengawas KPK

Selamat Saragih | Politik dan Hukum
Achmad Rifai Dapat Dukungan Jadi Dewan Pengawas KPK

Medcom/Deny Irwanto
Pengacara Achmad Rifai.

 

DUKUNGAN terhadap Achmad Rifai sebagai Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang digagas oleh Forum Advokat Muda Indonesia (FAMI) menguat.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum FAMI H. Zenuri Makhrodji  seusai ia mengirimkan surat dukungan dan rekomendasi kepada Presiden Jokowi yang ditembuskan kepada Menkopolhukam Mahfud MD, Mensesneg Pratikno, Setkab  Pratikno, dan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pangaribuan.

"FAMI sangat yakin Achmad Rifai akan terpilih sebagai anggota Dewan Pengawas KPK, hal itu didasari pada kriteria yang telah dipenuhi oleh beliau berdasarkan ketentuan yang diatur dalam Pasal 37D UU No. 19 tahun 2019 tentang perubahan UU KPK," Zenuri Makhrodji kepada wartawan di Jakarta Pusat, Jum'at (22/11/2019).

Achmad Rifa, jelasnya, juga bagian dari Jokowi yang pernah membentuk relawan Jasmerah (Jaringan Ahlus Sunnah Menuju Rakyat Sejahtera).

"Selain itu Achmad Rifai memiliki kapasitas untuk menduduki posisi sebagai Dewan Pengawas KPK," ungkap Zaenuri.

Waketum FAMI Cakra Heru Santosa juga sangat yakin Achmad Rifai merupakan sosok ideal untuk menduduki posisi jabatan Dewan Pengawas KPK mewakili advokat.

"Saya pikir harus ada calon Dewan Pengawas KPK dari kalangan Advokat, dan sangat cocok apabila diwakili oleh Achmad Rifai yang memiliki komitmen terhadap pencegahan Korupsi di Indonesia," kata Cakra Heru Santosa.

Disamping itu, menurut Cakra, Achmad Rifai pernah menjadi pengacara KPK dalam kasus Bibit Chandra. Dirinya yakin Achmad Rifai akan dipilih oleh Presiden Jokowi karena merupakan kandidat kuat sebagai Dewan Pengawas KPK.

"Saya kira Achmad Rifai pas untuk penguatan KPK dibidang pencegahan," demikian Cakra Heru Santosa menjelaskan. (Ssr/OL-09)

Baca Juga

Antara

Bahas Generasi Milenial, Megawati: Apa Sumbangsihnya?

👤Henri Siagian 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:39 WIB
"Masak hanya demo saja. Nanti saya di-bully ini (tapi) saya enggak peduli, hanya demo saja ngerusak, apakah ada dalam aturan berdemo?...
ANTARA/Adiwinata Solihin

Kapolri Instruksikan Operasi Zebra 2020 Mengutamakan Edukasi

👤Siti Yona Hukmana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 12:31 WIB
Korlantas Polri menggelar Operasi Zebra 2020 serentak di seluruh Indonesia sejak Senin (26/10) hingga 8 November...
ANTARA/Irsan Mulyadi

Pembahasan Regulasi TNI Tangani Terorisme Harus Secara Hati-Hati

👤Cahya Mulyana 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 10:04 WIB
Bakal aturan pelibatan TNI perlu didukung guna meningkatkan efektivitas penanggulangan terorisme. Namun, kewenangan TNI harus sesuai aturan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya