Jumat 22 November 2019, 20:10 WIB

The Good Liar, Film Penipu yang Minim Teka-Teki

Fathurrozak | Weekend
The Good Liar, Film Penipu yang Minim Teka-Teki

Dok The Good Liar
Ian McKellen dalam peran Roy di film the Good Liar.

SEPERTI kulit bawang, begitulah film The Good Liar ini sempat terasa. Genre romantis campur thriller sempat membuat film ini terasa menarik namun nyatanya tidak ada cukup efek kejutan.

Film garapan Bill Condon, sutradara Beauty and the Beast serta Twilight, dibuka dengan kencan dua lansia kesepian. Dengan latar London, maka mudah dipahami jika pembawaan Roy (Ian McKellen) dan Betty (Helen Mirren) serba rapi dan sopan khas masyarakat Inggris.

Meski begitu dualitas karakter masing-masing sudah disisipkan sejak awal. Misalnya Betty yang mengisi kolom tidak minum alkohol sembari menyesap wine dan Roy yang mengaku tidak merokok sambil jelas-jelas melakukan sebaliknya.

Pada screenplay yang dikerjakan Jeffrey Hatcher ini hubungan Betty dan Roy kemudian digambarkan makin dekat. Di titik ini penonton sudah digiring untuk menerka jika Betty yang merupakan profesor sejarah di Oxford, sekaligus janda kaya, bakal jadi mangsa Roy yang seorang penipu.

Kengerian akan nasib Betty pun dibangun dengan adegan-adegan kilas balik dimana Roy mendorong seorang korban investasi bodongnya ke arah kereta bawah tanah yang sedang melaju. Meski di sisi lain, peluang twist plot juga tetap dibuka dengan karakter Betty yang sangat teliti sehingga sulit membayangkan ia akan mudah ditipu.

Sayang detil-detil yang sudah dibangun itu tidak diselesaikan dengan baik sehingga terasa sia-sia. Pada akhirnya kita seperti harus memaklumi jika film yang diangkat dari sebuah novel berjudul sama karya Nicholas Searle pada 2016 hanyalah sebuah film balas dendam pada sosok antagonis yang memang patut diganjar. (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More