Jumat 22 November 2019, 19:43 WIB

Hasil Audit: Kerugian Pembobolan Bank DKI Jadi Rp50 Miliar

Antara | Megapolitan
Hasil Audit: Kerugian Pembobolan Bank DKI Jadi Rp50 Miliar

Antara
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus

 

KERUGIAN akibat pembobolan ATM Bank DKI mencapai Rp50 miliar atau naik dari perkiraan awal kerugian di angka Rp32 miliar.   

"Kerugian sampai saat ini hasil audit dari bank sekitar Rp50 miliar," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jumat (22/11).   

Yusri juga mengatakan jumlah terduga pelaku telah bertambah dari sebelumnya 12 orang menjadi 41 orang. "Hasil pemeriksaan awal ternyata berkembang menjadi 41 orang yang sudah melakukan tapi sampai sekarang belum ditahan, masih dilakukan pemeriksaan," kata Yusri.     

Baca juga: Pembobolan Bank DKI Rp32 Miliar oleh Anggota Satpol PP Sejak Mei

Yusri mengatakan dari 41 orang dipanggil tersebut baru 25 orang yang telah memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya. Meski tidak merinci jumlahnya secara detail, Yusri mengatakan 41 orang yang diperiksa tersebut tidak seluruhnya adalah anggota Satpol PP.    

Dia juga menegaskan hingga saat ini masih berstatus saksi dan belum ada penetapan tersangka.    

Adapun modus pembobolan itu adalah memanfaatkan mesin ATM Bersama dengan menggunakan kartu ATM Bank DKI. Terduga pelaku tersebut melakukan penarikan di ATM Bersama dengan sengaja memasukkan pin ATM yang keliru pada percobaan pertama dan pin yang benar pada percobaan kedua. Setelah berhasil menarik uang di ATM Bersama, saldo di Bank DKI tidak berkurang. (X-15)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More