Jumat 22 November 2019, 17:48 WIB

Jateng Ekspor 41 Ribu Ton Ikan

Haryanto Mega | Nusantara
Jateng Ekspor 41 Ribu Ton Ikan

Antara
Ekspor ikan

 

Jawa Tengah (Jateng) berhasil mengeskpor ikan sebanyak 41.289 ton dengan nilai Rp2,4 triliun sepanjang triwulan ketiga tahun ini.

''Memasuki triwulan keempat atau Oktober 2019 tercatat hasil ekspor ikan mencapai Rp790 miliar,'' ujar Kepala BKIPM (Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu ) Semarang, Raden Gatot Perdana, seusai pelepasan ekspor raya hasil perikanan di Semarang, Jumat (22/11)

Dia mengungkapkan, hasil perikanan tersebut diekspor ke 11 negara, di antaranya ada Amerika Serikat, Italia, China, Taiwan,
Filipina, Singapura, dan beberapa negara lainnya.

Ekspor ikan Jateng tersebut, salah satunya kontribusi dari PT Aquafarm Nusantara yang pada tahun ini mencapai 1.535 ton dengan nilai Rp103 miliar.

''Daging ikan tilapia atau nila produksi PT Aquafarm Nusantara masuk 6 besar ekspor produk ikan Jateng,'' katanya.

Menurut Presiden Komisaris PT Aquafarm    Nusantara, Sammy Hamzah,  perusahaanya terus mencari cara untuk meningkatkan produksi secara efisien. Dia juga mengaku, melakukan penjualan di dalam negeri sebanyak 3.381 ton.

''Melalui peraturan yang lebih ramah terhadap investasi dan dunia usaha yang saat ini digalakkan oleh Bapak Presiden Jokowi, kami yakin bahwa kami bisa menumbuhkan usaha ini dan meningkatkan kontribusi ekonomi kami bagi pemerintah dan rakyat Indonesia,'' ujar komisaris perusahaan asal Swiss itu.

Sementara Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mengatakan, pengembangan sektor perikanan tersebut diharapkan bisa memberikan dampak positif. Di antaranya bisa mendongkrak ekonomi nasional dengan meningkatkan devisa, memberdayakan potensi yang ada di daerah-daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

''Tugas kita dalam politik ekspor dan politik perikanan, kita bisa mengikuti perkembangan bisnis perikanan ini. Masyarakat itu butuhnya
apa nanti akan kita buatkan. Misal butuh pelatihan, ya dibuatkan. Kalau butuh peningkatan kapasitas dan akses modal, ya ayo, tadi juga
ada dari pihak bank juga,'' katanya. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More