Jumat 22 November 2019, 00:21 WIB

Rangkaian Milad, UMJ Kembali Gelar ISMUBA

mediaindonesia.com | Humaniora
Rangkaian Milad, UMJ Kembali Gelar ISMUBA

Dok. UMJ
Penyelenggaraan ISMUBA

 

UNIVERSITAS Muhammadiyah Jakarta kembali menggelar Olimpiade Islam Kemuhammadiyahan dan Bahasa Arab (ISMUBA). Ajang yang menjadi rangkaian Milad ke-64 UMJ itu diikuti oleh siswa dari jenjang sekolah menengah atas/sekolah menengah kejuruan (SMA/SMK) dan Madrasah Aliyah/pondok pesantren (MA/Ponpes).

Tercatat, ada 27 tim mengikuti Lomba Cerdas Cermat, sebelas siswa mengikuti lomba pidato Bahasa Arab, dan empat sekolah mengikuti kompetisi lomba ortom (organisasi otonom).

Wakil Rektor I UMJ Endang Sulastri mengatakan, kegiatan itu menjadi ajang mempererat tali silaturahmi antar lembaga pendidikan Muhammadiyah. Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi pelajar di tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah, dan pondok pesantren.  

"Kami berharap agar UMJ dan SMA/SMK, MA/Ponpes Muhammadiyah yang sama-sama berada dalam naungan persyarikatan bisa bersinergi, khususnya dalam bidang Al-Islam Kemuhammadiyahan," ujar Endang dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Milad Ke-64, UMJ Siap Bersaing di Era Globalisasi

Wakil Rektor IV UMJ, Mahmudin Sudin menambahkan, UMJ tengah membangun sinergitas dengan persyarikatan Muhammadiyah sebagai induk dan pemilik amal usaha Muhammadiyah (AUM), dan organisasi otonom seperti Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Tapak Suci, dan Kepanduan Hizbul Wathan.

Ia mengatakan, UMJ sebagai AUM sangat membutuhkan persyarikatan dan organisasi otonom sebagai basis persemaian kader pimpinan.

"Oleh karena itu, untuk memberikan semangat [kepada] para kader untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi Muhammadiyah. Jadi, lomba ISMUBA merupakan penguatan pendidikan Al Islam Kemuhammadiyah yang mereka akan dapatkan di bangku perkuliahan," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More