Kamis 21 November 2019, 23:10 WIB

Eksklusif hanya di E-commerce

TESA OKTIANA SURBAKTI | Ekonomi
Eksklusif hanya di E-commerce

MI/ADAM DWI
PASARKAN SMART TV : Direktur Marketing PT Istana Argo Kencana (Sanken) Teddy Tjan (kiri) bersama Executive Vice President Blibli.com Wisnu

 

Penjualan Smart TV LED Sanken menyasar kelas menengah. Maklum, kelas menengah di Indonesia diperkirakan cukup besar berkisar 60 juta.

PENJUALAN berbagai produk secara eksklusif di perusahaan e-commerce tertentu kini menjadi tren. Alasannya tak lain semakin banyak masyarakat yang lebih suka berbelanja daring dan diskon lebih besar.

Salah satu produk yang menjalin kolaborasi eksklusif dengan e-commerce, yaitu Smart TV LED Sanken dengan resolusi layar LED Grade A+. Sang produsen nasional, PT Istana Argo Kencana (Sanken), menggandeng Blibli.com.

Menurut Direktur Marketing Sanken, Teddy Tjan, dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/11), menilai Blibli.com menjadi pilihan tepat perusahaannya karena e-commerce tersebut bagian dari karya anak bangsa. Selain penjualan perdana di pasar daring tersebut, pihaknya juga mengandalkan penjualan konvensional.

Lebih jauh, Teddy mengungkapkan penjualan Smart TV LED Sanken menyasar kelas menengah. Maklum, kelas menengah di Indonesia diperkirakan cukup besar berkisar 60 juta.

"Hal lumrah ketika ada lebih dari satu TV dalam rumah tangga. Arah perkembangan smart TV sangat bagus karena konsumen menginginkan TV yang dilengkapi jaringan internet dan sejumlah fitur. Sanken melihat potensi ini dan harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri," ujarnya.

Sanken menawarkan dua pilihan ukuran smart TV, yakni 32 inci dan 40 inci. Ukuran 32 inci dipasarkan dengan harga Rp1,99 juta ditambah hadiah keyboard dari merek ternama. Untuk ukuran 40 inci, harganya sekitar Rp2,99 juta dengan hadiah serupa.

Produk terbaru itu memberikan pengalaman menonton lebih menarik karena menghadirkan warna, ketajaman, dan kontras yang sempurna. Hanya, ukuran 32 inci menggunakan layar HD 720p dan 40 inci memiliki resolusi full HD 1080p.

Di sisi lain, Executive Vice President (EVP) Blibli.com, Wisnu Iskandar, mengungkapkan penjualan produk smart TV dari berbagai merek di perusahaannya tumbuh 130% jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Kerja sama antara Sanken dan Blibli.com merupakan yang pertama bagi kedua belah pihak.

"Pre order produk secara ekslusif di Blibli.com mulai Rabu (20/11). Kami tidak bisa menyebut target penjualan, tapi kami yakin bisa mencapai ribuan dalam pre order selama dua minggu," tukas Wisnu. Untuk memeriahkan peluncuran Smart TV LED Sanken, pelanggan berkesempatan mendapat potongan harga spesial dan keuntungan lain dalam pembelian melalui Blibli.com.

Star Wars

Selain dengan Sanken, Blibli.com meluncurkan beragam produk eksklusif bertemakan serial film Star Wars. Ini dilakukan dalam rangka menyambut perilisan film terbaru Star Wars berjudul The Rise of Skywalker.

Produk eksklusif Star Wars juga melibatkan 16 desainer fesyen lokal asal Indonesia untuk memproduksi franchise ikonik tersebut. Senior Vice President of Lifestyle Blibli.com, Marvie Samala, mengungkapkan rasa bangganya menjadi platform e-commerce Indonesia yang dapat berkolaborasi dengan Walt Disney Company untuk proyek itu. Ia pun mengungkapkan proses pemilihan 16 desainer sangat ketat, termasuk desain dan produknya.

Marvie mengutarakan koleksi merchandise eksklusif itu tersedia di Blibli.com sejak 6 November 2019. Blibli menyediakan hingga 1.400 stock keeping unit (SKU) untuk lima kategori produk, yakni fesyen, ibu dan anak, home and living, gawai, dan otomotif. Dari kelima kategori tersebut, fesyen menjadi yang terbesar dengan kontribusi 40%.

"Kerja sama ini berlangsung selama satu tahun. Blibli dapat menggunakan desain Star Wars hingga Desember 2020," tutur Marvie dalam peluncuran produk di Jakarta, Senin (18/11).

Kisaran harganya dimulai dari Rp4.000 untuk kabel charger, hingga Rp2,4 juta. Jenis produk fesyennya, seperti kaus, jaket, dan sepatu. (Dro/S-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More