Kamis 21 November 2019, 22:17 WIB

Angkat Staf Khusus dari kalangan Milenial, Jokowi Diapresiasi

Akmal Fauzi | Politik dan Hukum
Angkat Staf Khusus dari kalangan Milenial, Jokowi Diapresiasi

Antara/Wahyu Putro A
Staf Khusus Presiden dari kalangan milenial

 

PENGAMAT kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah mengapresiasi terobosan Jokowi untuk menunjuk kalangan milenial sebagai staf khusus untuk ambil bagian mengatasi persoalan bangsa.

Menurutnya, Jokowi melihat tantangan persoalan bangsa yang dibutuhkan pemikiran dari generasi milenial.

“Persoalan bangsa ini bagaimana menatap 2045 tantangannya kan berat, menuju Indonesia emas. Yang menjadi dasar bagaimana sumber daya manusia unggul. Untuk itu anak muda yang punya kreatifitas, inovatif punya kapasitas dalam managerial diberikan ruang,” kata Trubus saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (21/11).

Jokowi memperkenalkan tujuh milenial itu kepada media di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (21/9/) sore.

Mereka adalah Adamas Belva Syah Devara, Putri Indahsari Tanjung, Ayu Kartika Dewi, Angkie Yudistia, Gracia Billy Yosaphat Membrasar, Andri Taufan Garuda Putra dan Aminuddin Ma'ruf.

Baca juga : Jadi Staf Khusus Presiden, Andi Diharapkan Tularkan Ilmunya

Meski demikian, di sisi lain, Trubus menilai, pengangkatan tujuh staf khusus Presiden Joko Widodo merupakan bentuk inkonsistensi. Pengangkatan staf itu hanya sebatas bagi-bagi jabatan di periode kedua pemerintahan.

“Ada inkonsistensi. Di satu sisi minta efesiensi perampingan agar bisa kerja cepat. Tapi di sisi lain menambah jabatan dalam konteks ini lebih bagi-bagi jabatan memberi ruang bagi mereka yang belum mendapat tempat,” ujar Trubus.

Pada periode pertama, Jokowi memiliki 12 staf khusus. Di periode kedua ini, Jokowi memiliki 14 staf khusus temasuk tujuh yang dari kalangan milenial.

Inkonsistensi itu, kata dia, sudah terlihat saat penambahan wakil menteri di kabinet Indonesia Maju. Apalagi, lanjutnya, jabatan wakil Panglima TNI juga akan dihidupkan kembali.

“Secara kinerja enggak akan berpengaruh,” kata Trubus menananggapi efektifitas staf khusus presiden. (OL-7)

Baca Juga

medcom.id/Amaluddin

Miftachul Akhyar Terpilih Jadi Ketum MUI

👤Siti Yona Hukmana 🕔Jumat 27 November 2020, 06:03 WIB
Miftachul Akhyar menggantikan Ma'aruf Amin sebagai Ketum MUI untuk periode...
Ist

KPK Puji Kaltara dalam Upaya Pencegahan Korupsi

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 27 November 2020, 06:00 WIB
Apresiasi untuk masyarakat Kalimantan Utara. Di usianya yang baru 7 tahun lebih, sudah banyak prestasi yang diraih. Ini sebuah prestasi...
ANTARA

Jokowi: Ya Sangat Kaget

👤Micom 🕔Jumat 27 November 2020, 04:30 WIB
PRESIDEN Joko Widodo mengaku kaget dengan penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus dugaan korupsi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya