Kamis 21 November 2019, 20:21 WIB

Dinas Bina Marga Minta GrabWheels Mati Otomatis Saat di JPO

Putri Anisa Yuliani | Megapolitan
Dinas Bina Marga Minta GrabWheels Mati Otomatis Saat di JPO

MI/ Andry Widyanto
Warga melintas di atas JPO Senayan sembari membawa sekuter listrik, Sabtu (16/11)

 

GUNA membatasi penggunaan skuter listrik di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Dinas Bina Marga DKI berkoordinasi dengan Grab sebagai pihak penyedia skutik.

Sekretaris Dinas Bina Marga DKI Jakarta Budi Mulyanto meminta Grab dapat membuat skuter listrik yang dikelola bisa nonaktif secara otomatis saat naik ke JPO.

"Kita minta bantuan ke pihak Grab untuk melarang, mungkin mereka akan menonaktifkan (otomatis), begitu naik dia nggak bisa ngebut. Mungkin juga harus dituntun," ungkap Budi di Balai Kota, Kamis (21/11).

Budi menyebut sejumlah JPO seperti JPO GBK yang sudah direvitalisasi mengalami kerusakan pada lantainya akibat dilintasi skuter listrik

Kerusakan berupa adanya bekas goresan dari roda, lekukan di beberapa bagian, hingga besi pengaman JPO yang putus kerena benturan.

"Ada banyak sekali bekas goresan dari roda hitam-hitam begitu. Dan juga ada ralling yang putus. Itu kita sambung lagi," ungkapnya.

Ia pun menyayangkan tindakan pengendara skuter listrik yang mengendarai skutik hingga ke JPO.

"Itu kan kita sudah bangun bagus-bagus ya. Jadi kita harapkan tugas semua baik masyarakat maupun pemda menjaga itu," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More