Kamis 21 November 2019, 13:12 WIB

Jokowi Ingin Ada Peningkatan Kemudahan Berusaha di Indonesia

Akmal Fauzi | Ekonomi
Jokowi Ingin Ada Peningkatan Kemudahan Berusaha di Indonesia

ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kiri) bersiap memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/11)

 

PRESIDEN Joko Widodo menginginkan adanya peningkatan kemudahan berusaha (ease of doing business/EoDB) Indonesia ke level 40. Saat ini Indonesia berada di peringkat 73 dari 190 negara.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam rapat terbatas dengan topik pembahasan percepatan kemudahan berusaha di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (21/11).

Jokowi menyebut adanya stagnansi pada laporan kemudahan berusaha tahun ini.

“Kami ingin ada sebuah kenaikan peringkat lagi kemudahan berusaha, yaitu di angka 40. Peringkat 40-50 yang kita inginkan," kata Jokowi.

Baca juga: Pemerintah Siapkan Kawasan Khusus Industri Tekstil

Dalam laporan Bank Dunia yang dirilis pada Oktober lalu, peringkat EoDB Indonesia berada di peringkat 73, turun satu level dari peringkat 2018, yakni di peringkat 72.

“Kita tahu lima tahun yang lalu peringkat Indonesia adalah di 120, kemudian bisa melompat kita di peringkat 72 di 2018 tapi stagnan dan justru turun tipis di 2019 jadi 73," jelas Jokowi.

Untuk itu, ia menekankan para menterinya untuk meningkatkan peringkat kemudahan berbisnis tidak bisa dilakukan setengah-setengah, namun diperlukan komitmen kuat.

“Saya ingin para menteri mempelajari masalah, secara detail di mana poin pelemahan titik penghambat," jelasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More