Kamis 21 November 2019, 14:30 WIB

Polri Tegaskan akan Tindak Anggota yang Pamer Kekayaan

Juven MS | Politik dan Hukum
Polri Tegaskan akan Tindak Anggota yang Pamer Kekayaan

MI/SASKIA ANINDYA PUTRI
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Muhammad Iqbal

 

POLRI memastikan bakal menindak anggota yang pamer harta kekayaan di media sosial (medsos). Penindakan bisa dilakukan jika anggota Polri memang terbukti memamerkan kekayaannya.

"Prinsipnya kalau ada yang melanggar dan terbukti dengan sengaja di media sosial," kata Kadiv Humas Polri Irjen Muhammad Iqbal di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (21/11).

Iqbal mengaku belum menerima informasi adanya anggota Polri yang diperiksa terkait hal ini. Dia juga meminta publik untuk mengecek kebenaran akun media sosial milik anggota Polri yang mengunggah hartanya.

"Karena media sosial itu bisa saja fake dan hoaks," ujarnya.

Baca juga: Polri tidak Permasalahkan Firli Rangkap Jabatan

Jenderal bintang dua ini menyebut tim IT Polri akan melakukan investigasi jika mendapat informasi anggotanya yang pamer di media sosial. Polri tidak segan menindak anggota yang terbukti memamerkan kekayaannya.

"Nanti tim IT melakukan investigasi penyelidikan, terus yang bersangkutan melanggar kita sidik," tegasnya.

Instruksi larangan anggota Polri pamer di media sosial teruang dalam Surat Telegram Nomor: ST/30/XI/HUM.3.4/2019/DIVPROPAM tanggal 15 November 2019. (OL-2)

Baca Juga

MI/Adam Dwi

Wapres Ajak Seluruh Elemen Dukung Industri Halal Indonesia

👤M. Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 16:10 WIB
Ma'aruf Amin menilai program sertifikasi halal produk ekspor yang harus diimplementasikan secara kuat akan menjadikan produk Indonesia...
MI/M IRFAN

Cleaning Service Tajir tidak Jadi Tersangka, Ini Kata Arteria

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 14:30 WIB
Ia  menyatakan  ingin mencari kejelasan mengenai sosok Joko yang saat proses pemeriksaan selalu ditemani staf mantan jaksa agung...
MI/Susanto

Politikus PDIP Kasihani Tukang Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

👤Tri Subarkah 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 14:26 WIB
Menurutnya, tersangka yang ditetapkan oleh penyidik terlalu banyak. Seharusnya, lanjut Arteria, yang patut dijadikan tersangka ialah mereka...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya