Kamis 21 November 2019, 11:15 WIB

Anak Korban Penggusuran Sunter Dijanjikan Fasilitas Sekolah

Yurike Budiman | Megapolitan
Anak Korban Penggusuran Sunter Dijanjikan Fasilitas Sekolah

MI/ADI MAULANA IBRAHIM
Dua anak korban penggusuran Sunter melihat alat berat merusak kediaman mereka.

 

KASI Dikmen Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Utara, Rasmadi, mengatakan anak-anak korban penggusuruan di Jalan Agung Perkasa VIII Sunter akan mendapat fasilitas pendidikan hingga SMA.

"Kami sudah memberitahu kepada mereka, adanya penertiban seperti ini, sekolahnya disiapkan. Anak-anak sekolah bisa sampai SMA atau SMK," kata Rasmadi di Sunter, Rabu (20/11).

Ia juga menegaskan pemerintah hanya memfasilitasi pendidikan agar sekolah anak-anak korban penggusuruan tidak terlantar, jika mereka ingin pindah ke Rusun Marunda.

Untuk diketahui, di kawasan Marunda, tersedia sejumlah sekolah yang bisa menjadi fasilitas para anak korban gusuran.

Baca juga: Pemkot Jakut Tawarkan 160 Unit Rusun untuk Korban Gusuran Sunter

"Kalau mereka tinggal di rumah susun, di sana ada SMK 49, ada SMK 4. Kalau masuk SMA, ada SMA 92, SMA 114, SMA 52, SMA 73 dan SMA 115. Itu kalau mereka mau tinggal di rumah susun sesuai dengan anjuran pemerintah. Sudin pendidikan menyiapkan dan memfasilitasi agar pendidikan mereka tidak terlantar," ujarnya.

Namun, memasuki hari kelima pascapenggusuran, belum ada satu pun warga yang mendaftarkan diri untuk pindah ke rusun Marunda.

"Jadi mereka sebenarnya nggak kesusahan untuk pindah, namun sampai detik ini mereka tidak mau (pindah dan menyekolahkan)," tutup dia. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More