Rabu 20 November 2019, 19:32 WIB

Kampus Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur Melek Teknologi

Dwi Apriani | Nusantara
Kampus Dorong Mahasiswa Jadi Enterpreneur Melek Teknologi

MI/Dwi Apriani
Kampanye Edukasi Software Open Source di kampus Universitas Sriwijaya,

 

PERSAINGAN dunia usaha dan dunia kerja di era global saat ini membuat setiap mahasiswa yang akan berkecimpung didalamnya perlu memperluas kompetensi.

Utamanya di era industri 4.0 saat ini, setiap mahasiswa yang merupakan calon pekerja di masa datang harus memiliki kemampuan dalam
memanfaatkan teknologi.

Dekan Fakultas Teknik Universitas Sriwijaya, Subriyer Nasir mengatakan, mahasiswa yang ada di kampusnya diharap tidak hanya fokus
menjadi pegawai negeri sipil ataupun BUMN saja, namun juga bisa berwirausaha.

''Kami harapkan kaum milenial disini, dalam hal ini mahasiswa kita, untuk mengembangkan enterpreneur. Kita sudah sering memberikan edukasi agar mahasiswa juga bisa mengambil manfaatkan dari teknologi yang ada. Sudah banyak orang-orang berhasil dan menjadi contoh,'' kata dia dalam Kampanye Edukasi Software Open Source di kampus Universitas Sriwijaya, Palembang, Rabu (20/11).

Selain itu, mahasiswa juga diharap dapat mengambil peluang untuk berorientasi pada dunia start up (perusahaan rintisan) yang sedang tenar seperti saat ini. Contohnya, sudah banyak orang Indonesia yang membangun start up dan juga menjadi technopreneurship.

Sementara itu, CEO PT Equnix Business Solutions Julyanto Sutandang mengatakan, SDM merupakan faktor untuk penggunaan open source yang dinilai menjadi alternatif terkini di lingkungan bisnis. ''Kami mulai edukasi bagi kalangan mahasiswa karena mereka adalah SDM dasar di ekosistem Open Source yang erat dengan teknologi informasi,'' katanya saat memberikan kampanye edukasi Software Open Source di kampus Universitas Sriwijaya, Rabu (20/11)

Menurut dia, pengetahuan tentang open source akan berguna bagi para mahasiswa untuk memenuhi kebutuhan SDM yang dibutuhkan perusahaan rintisan (startup). Apalagi, kata dia, edukasi di Palembang menjadi penting seiring catatan pihaknya bahwa Pulau Sumatra menjadi domisili perusahaan rintisan terbanyak kedua setelah Pulau Jawa. (OL-11)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More