Rabu 20 November 2019, 17:20 WIB

Empati Warga Jakarta Diuji Sarah Sechan

Retno Hemawati | Weekend
Empati Warga Jakarta Diuji Sarah Sechan

MI/ Sumaryanto Bronto
Sarah Sechan

APA jadinya kalau Sarah Sechan berubah wujud menjadi seorang nenek-nenek? Ia kemudian masuk ke restoran cepat saji dan naik KRL Jabodetabek.  Inilah eksperimen sosial yang sempat dilakukan Sarah beberapa waktu lalu untuk menguji empati warga Jakarta. 

Untuk meyakinkan banyak orang, Sarah didandani oleh seorang seniman make up karakter, Uly Novita Siahaan. Seketika wajah Sarah menjadi keriput dan terlihat lebih tua. "Hai Guys, lihat dong saya sudah di-make up jelek, sukses nggak nih make up-nya? Saya hari ini make up-nya khusus oleh Mbak Uly. Spesial hari ini tidak sebagai Sarah Sechan, tapi sebagai Nini Sarsech," tutur Sarah. 

Sarah tampak masuk ke dalam restoran sambil memakai kerudung. Ia lalu memesan makanan, tapi uangnya kurang. Skenario lainnya, Sarah berpura-pura sakit dan meminta tolong pengunjung restoran untuk memijat badannya. Apakah ada yang tergugah untuk membantu Sarah? 

Tidak hanya di restoran, Sarah juga melakukan social experiment di KRL Jabodetabek. Skenarionya, Sarah ngantuk dan menumpang tidur di pundak orang lain. "Jadi Guys, saya itu pengen ngecek hari ini di kota besar seperti Jakarta. Dengan manusia yang sibuk, yang sibuk dengan gadget masing-masing, apakah mereka masih ada waktu untuk menjadi orang yang baik hati? Ternyata hampir semua orang yang di KRL tadi baik hati semuanya. Nggak ada masalah dengan saya tidur di pundaknya, nggak ada masalah dengan memberi saya tempat duduk. Jadi semuanya punya empati yang luar biasa terhadap orang-orang yang lebih tua dan orang-orang yang membutuhkan," kata Sarah. (M-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More