Rabu 20 November 2019, 13:34 WIB

BKN Prediksi Pelamar CPNS Tembus 4,5 Juta

Dhika Kusuma Winata | Humaniora
BKN Prediksi Pelamar CPNS Tembus 4,5 Juta

ANTARA/Irwansyah Putra
Peserta mengikuti simulasi (try out) tes CPNS dengan menggunakan handphone android di stadion H Dimurthala, Banda Aceh, Aceh

 

BADAN Kepegawaian Negara (BKN) memprediksi jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2019 akan mencapai 4,5 juta orang.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana membeberkan saat ini sedikitnya sudah ada 3 juta pelamar seleksi CPNS.

"Kami proyeksikan angkanya akan menembus 4,5 juta pelamar," kata Bima seperti dikutip dari laman bkn.go.id, Rabu (20/11).

Pendaftaran daring CPNS sudah berlangsung sejak 11 November 2019. Bima mengimbuhkan, sejauh ini, belum ada kendala berarti dari aspek infrastruktur. Pihaknya sudah mengantisipasi dengan memperbesar kapasitas sistem.

Adapun titik lokasi pelaksanaan CPNS, Bima mengatakan akan ada 652 titik lokasi yang disiapkan.

Baca juga: Generasi Milenial Butuh Komunikasi Humanis

Lokasi tersebut mencakup seluruh kantor BKN yang tersebar di daerah, cost sharing dengan sejumlah instansi vertikal, dan instansi pemerintah daerah.

Agenda rekrutmen atau proses seleksi CPNS 2019 ini juga akan berlangsung sampai 2020.

"Pelaksanaan seleksi CPNS yang dilakukan sampai akhir tahun ini hanya pada tahapan administrasi, termasuk masa sanggah atas hasil pengumuman seleksi administrasi yang dikeluarkan masing-masing instansi. Selanjutnya untuk pelaksanaan SKD dan SKB diagendakan berlangsung sampai April 2020 mendatang," terangnya.

Dari aspek komposisi kebutuhan penerimaan CPNS 2019, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menyatakan ada dua prioritas yakni tenaga pendidikan (guru dan dosen) dan tenaga kesehatan.

Pada tahun ini, pemerintah membuka 152.286 formasi CPNS dengan rincian instansi pusat sebanyak 37.425 formasi pada 68 kementerian/lembaga dan instansi daerah 114.861 formasi pada 462 perangkat pemerintah daerah. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More