Rabu 20 November 2019, 10:20 WIB

BPBD Klaten Gelar Temu Relawan Penanggulangan Bencana

Djoko Sardjono | Nusantara
BPBD Klaten Gelar Temu Relawan Penanggulangan Bencana

MI/Djoko Sardjono
Temu para relawan penanggulangan bencana bersama Bupati Klaten Sri Mulyani (tengah).

 

BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menggelar temu relawan penanggulangan bencana di barak pengungsi (selter) Desa Menden, Kecamatan Kebonarum, Selasa (19/11/2019). Temu relawan penanggulangan bencana, yang juga dihadiri Bupati Sri Mulyani, Asisten I Rony Roekmito, dan Kepala Pelaksana BPBD Klaten Sip Anwar, diikuti sekitar 550 relawan dari berbagai komunitas yang ada di Klaten.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Sip Anwar melaporkan tujuan diadakan temu relawan penanggulangan bencana adalah untuk memantapkan koordinasi dalam menghadapi kondisi cuaca dan iklim yang berkembang di musim penghujan ini.

"Perlu diketahui, bahwa Kabupaten Klaten merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir, erupsi Gunung Merapi, lahar dingin, gerakan tanah dan longsor, angin puting beliung, dan kekeringan saat kemarau,"  jelasnya.

Saat ini, lanjut Sip Anwar, musim kemarau akan berakhir. Maka, antisipasi dan kewaspadaan terhadap ancaman bencana di musim penghujan ini perlu dilakukan. Hal itu penting sebagai upaya pengurangan risiko bencana.

Untuk itu, BPBD Klaten berencana menambah sejumlah perlengkapan alat penanggulangan bencana, seperti gergaji mesin (chainsaw) sebanyak 55 unit, jas hujan, sepatu boots, dan senter untuk penanganan bencana alam di Klaten.

Menurut Sip Anwar, menghadapi bencana ada tiga pilar yang terlibat, yaitu pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat termasuk relawan. Peran relawan pun penting dalam mewujudkan Klaten yang tangguh dalam menghadapi bencana.

baca juga: Mendag : Harga Kebutuhan Pokok masih Stabil

Sementara itu, Bupati Sri Mulyani dalam sambutannya menyambut positif temu relawan penanggulangan bencana.

"Kami berterima kasih kepada para relawan yang siaga membantu penanganan bencana tanpa pamrih itu," katanya.

Dalam temu relawan penanggulangan bencana se-Kabupaten Klaten tersebut, BPBD menghadirkan narasumber Eko Teguh Paripurna, dosen Manajemen Kebencanaan Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Yogyakarta. (OL-3)

 

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More