Rabu 20 November 2019, 09:10 WIB

Penghargaan Kota Sehat Tekan Jumlah Anak Stunting

Atikah Ishmah Winahyu | Humaniora
Penghargaan Kota Sehat Tekan Jumlah Anak Stunting

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto memberikan sambutan dalam acara Penganugerah Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019.

 

DINILAI berhasil mewujudkan kawasan sehat, sebanyak 6 gubernur, 177 bupati/wali kota, serta 3 motivator pembina provinsi menerima penghargaan Swasti Saba untuk Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dari pemerintah.

"Penghargaan Swasti Saba merupakan wujud apresiasi pemerintah pusat kepada pemerintah daerah yang sudah berdedikasi dalam menyelenggarakan KKS sesuai Peraturan Bersama Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2005 dan Nomor/Menkes/PB/VIII/2005," ujar Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto yang bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memberikan penghargaan tersebut di Kantor Kemendagri, Jakarta, kemarin. 

Penyelenggaraan KKS, lanjut Menkes, merupakan salah satu wujud nyata upaya konvergensi intervensi spesifik dan intervensi sensitif untuk percepatan penurunan angka stunting. Hal itu karena di dalamnya terdapat indikator ketahanan pangan dan gizi serta penyediaan layanan dasar dan sanitasi serta pemenuh-an pelayanan kesehatan yang merata di masyarakat.

"Penyelenggaraan KKS merupakan kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat secara harmonis, integrasi antarsektor untuk memenuhi kepentingan masyarakat dalam upaya promotif dan preventif agar masyarakat tetap sehat dan produktif," tambah Terawan.

Di tempat yang sama, Mendagri Tito Karnavian meminta agar pemerintah tidak hanya memberikan penghargaan kepada kabupaten/kota yang sehat, tetapi juga harus membuat peringkat bagi kabupaten/kota, dari yang sehat hingga tidak sehat. Hal itu dimaksudkan agar kabupaten/kota yang tidak sehat mendapatkan sanksi moral dan sosial.

"Kalau dibuat rangking, kota dibuat sendiri, kabupaten dibuat sendiri indeksnya, sehingga yang paling bawah nanti akan kena sanksi moral, sanksi sosial. Masyarakat akan menilai, wah di bawah kepemimpinan bupati atau wali kota ini ternyata kota kita yang paling enggak sehat, nanti sanksinya di sana," terang Menteri Tito.

ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (tengah) berbincang perwakilan dari daerah peraih Anugerah Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat tahun 2019 di Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

 

Penerima penghargaan Swasti Saba 2019 antara lain Swasti Saba Padapa sebanyak 60 kabupaten/kota, Swasti Saba Wiwerda 29 kabupaten/kota, dan Swasti Saba Wistara 88 kabupaten/kota.

Selain itu, enam tim pembina provinsi terbaik antara lain Sulawesi Selatan, DI Yogyakarta, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Jambi, dan Sumatra Barat.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Rahmad Mas'ud dan Kepala Dinas Kesehatan Balikpapan Andi Sri Juliarty menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadikan Balikpapan meraih Kota Sehat Swasti Saba. (Aiw/Nur/RD/X-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More