Rabu 20 November 2019, 06:11 WIB

Tottenham Hotspur Pecat Pochettino

Gregorius Gelino | Sepak Bola
Tottenham Hotspur Pecat Pochettino

AFP/Ian KINGTON
Mauricio Pochettino

 

TOTTENHAM Hotspur resmi memecat pelatih Mauricio Pochettino. Keputusan itu diambil setelah Spurs terdampar di peringkat 14 klasemen sementara liga setelah hanya mengumpulkan 14 poin dari 12 pertandingan.

Penurunan performa The Lilywhites terbilang mengejutkan. Pasalnya, musim lalu, mereka berhasil menempati peringkat empat klasemen Liga Primer Inggris dan menembus final Liga Champions.

Presiden Spurs Daniel Levy mengakui keputusan memecat arsitek asal Argentina itu bukanlah hal yang mudah. Namun, ia merasa perubahan perlu dilakukan karena ada penurunan performa pada penghujung musim lalu yang terbawa hingga musim ini.

"Kami mengambil keputusan yang sangat berat dengan perubahan ini dan manajemen tidak mengambil keputusan ini dengan tergesa. Sangat disayangkan performa domestik pada akhir musim lalu dan awal musim ini sangat mengecewakan," ujar Levy di laman resmi klub.

Baca juga: Eden Hazard Mengaku Fans Chelsea

"Tugas manajemen adalah mengambil keputusan sulit, terlebih lagi dengan banyaknya memori indah bersama Mauricio dan staf pelatihnya. Tapi, kami melakukan ini demi kepentingan klub," imbuhnya.

Meski sudah tidak bersama klub, Levy menilai juru taktik 47 tahun tersebut sudah masuk dalam buku sejarah klub. Tapi, pergantian pelatih dibutuhkan agar bisa meningkatkan motivasi klub.

"Mauricio dan staf pelatihnya akan selalu jadi bagian dari sejarah kami. Saya sangat mengagumi sikapnya dalam menghadapi masa-masa sulit ketika kami membangun stadion baru dan dampak positif yang ia beri kepada kami," papar Levy.

"Saya ingin berterima kasih kepada Mauricio dan staf pelatihnya atas kontribusi mereka. Mereka akan selalu diterima di sini," tuturnya.

"Kami memiliki skuat bertalenta. Kami harus mengisi tenaga dan memberi musim yang positif bagi suporter kami," tutupnya. (Medcom/OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More