Selasa 19 November 2019, 22:13 WIB

Kegigihan Chelsea Berbuah Manis di Audisi Djarum

Rahmatul Fajri | Olahraga
Kegigihan Chelsea Berbuah Manis di Audisi Djarum

MI/ Widjajadi
Chelsea Marvelyn Istanto

EMPAT kali mengikuti audisi umum beasiswa bulu tangkis PB Djarum sejak 2018, sebanyak itu pula Chelsea Marvelyn Istanto harus mengalami kegagalan.

Bermula dari kegagalan audisi umum di Manado pada Mei 2018 dan berlanjut pada audisi di Purwokerto, Surabaya, hingga Solo pada Oktober tahun ini, langkah Chelsea tak kunjung sampai ke putaran final di Kudus.

Namun, kegagalan demi kegagalan tak membuat pebulu tangkis muda asal Merauke, Papua itu patah arang. Ia kembali unjuk kebolehan di audisi umum terakhir di Kudus. Ia datang dengan motivasi tinggi untuk meraih super tiket agar tampil di putaran final.

Kegigihan Chelsea ternyata membuahkan hasil. Setelah melakoni pertandingan di kelas U-13, ia dinyatakan lolos ke putaran final seusai dilirik pada pemandu bakat yang diisi sejumlah legenda bulu tangkis Indonesia, seperti Tan Joe Hok, Liem Swie King, Lius Pongoh, hingga Liliyana Natsir.

"Saya senang sekali akhirnya bisa lolos. Ini hasil kerja keras dan disiplin," kata Chelsea sembari tersenyum seusai penutupan audisi umum di GOR Djarum, Kudus, Selasa (19/11).

Chelsea akan mempersiapkan diri sebaik mungkin agar bisa melanjutkan perjalannya di PB Djarum. Ia mengaku tak ingin menyia-nyiakan kesempatan yang ada.

"Saya siap memberikan yang terbaik," kata pengagum Liliyana Natsir itu.

Perjuangan Chelsea masih terbentang panjang. Besok ia akan kembali bersaing dengan para pemegang super tiket dari kota audisi lainnya, yakni Bandung, Purowkerto, Surabaya, Solo, dan Kudus.

Tercatat 134 pebulutangkis dari kelompok usia U-11 dan U-13 akan berjuang untuk meraih beasiswa dari Bakti Olahraga Djarum Foundation pada babak final audisi umum di GOR PB Djarum, Kudus, Rabu (20/11) hingga Jumat (22/10). (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More