Rabu 20 November 2019, 04:50 WIB

Berguru di Tiongkok demi Medali Emas

(Faj/R-3) | Olahraga
Berguru di Tiongkok demi Medali Emas

MI/ROMMY PUJIANTO
Atlet Wushu nasional Edgar Xavier Marvelo menunjukkan kemampuannya pada cabang olahraga wushu nomor Changquan putra Asian Games 2018

SEA Games 2019 yang akan berlangsung di Filipina tinggal menghitung hari. Indonesia tidak ingin datang sebagai tim penggembira dan bertekad tampil maksimal melebihi apa yang ditorehkan di SEA Games 2017, khususnya di cabang olahraga wushu. Guna menuntaskan misi tersebut, atlet-atlet wushu Indonesia telah menempa diri di Tiongkok, negeri asal olahraga itu. Apa yang dilakukan di Tiongkok meliputi latihan fisik, mempertajam teknik, hingga menambah jam terbang.

Menurut Sekretaris Jenderal Wushu Indonesia Ngatino, hasil latihan di Tiongkok juga bertujuan menguatkan mental setiap atlet. Dia mengatakan persiapan yang ada dan bahkan sampai berguru ke Tiongkok diyakini akan membuahkan hasil yang memuaskan.

Atlet yang akan jadi andalan nanti antara lain Edgar Xavier Edgar dan Harris Horatius. Edgar yang jadi harapan baru bagi Indonesia untuk mendulang medali emas di Filipina pernah tampil di Asian Games walau hanya dapat medali perak di nomor chanquan.

Prestasi terbarunya ialah meraih tiga medali emas di Kejuaraan Dunia Wushu 2019 yang digelar di Shanghai, Tiongkok. Tidak hanya dari nomor yang changquan yang dikuasainya, medali emas juga didapat dari nomor taolu dan sanda. Sementara itu, Harris di Shanghai tahun ini tampil di nomor nan gun dan mendapat satu medali perunggu.

Manajer tim wushu Iwan Kwok mengatakan hasil yang didapat dari Kejuaraan Dunia bisa menjadi cerminan di SEA Games nanti. Dia mengatakan Kejuaraan Dunia kemarin juga diikuti atlet yang akan berlaga di Filipina.

"Seluruh atlet Asia Tenggara yang akan mengikuti SEA Games ikut berpartisipasi dalam Kejuaraan Dunia di Shanghai. Mereka menjadikannya sebagai try out," ujar Iwan.

Waspada

Selain Edgar dan Harris, Indonesia memiliki Yusuf Widiyanto yang akan jadi andalan di SEA Games. Yusuf memiliki modal kuat untuk tampil maksimal di Filipina lantaran meraih medali di Asian Games tahun lalu. Kala itu dia turun di nomor sanda.

Yusuf juga ikut berlatih di Tiongkok dan selama di sana, dia memfokuskan diri untuk memperbaiki teknik bertarungnya.

"Di sini (Zhengzhou) sparring partner-nya banyak. Karena di sini belum ada kejuaraan lagi, jadi kami mantapkan lagi teknik pukulan dan tendangan," tutur Yusuf. "Kalau di sisa waktu yang sudah mepet gini kan teknik sudah, mental sudah, tinggal kita jaga teknik itu dan mungkin harus lebih banyak sparing," ia menambahkan.

Latihan yang telah dilakukan itu diharapkan Yusuf mampu membuatnya bisa mengantisipasi perlawanan para pewushu asal Vietnam dan Filipina saat tampil di SEA Games. (Faj/R-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More