Selasa 19 November 2019, 21:05 WIB

Korban Kecelakaan Skuter Listrik Tak Mau Penyelesaian Damai

Tri Subarkah | Megapolitan
Korban Kecelakaan Skuter Listrik Tak Mau Penyelesaian Damai

Dok.MI
Infografis Skuter Listrik

 

RELWADANI, satu dari enam korban kecelakaan skuter listrik mengaku sedikit puas setelah pihak kepolisian menahan tersangka, yakni Dhanny Hariyona. Namun ia mengaku akan terus mengikuti perkembangan kasusnya.

Kekhawatirannya disebabkan karena ada upaya penyelesaian kasus secara kekeluargaan yang coba dilakukan oleh keluarga Dhanny.

"Saya khawatir sekali, jadi sedikit takut buat percaya. Keluarga pelaku datang ke rumah almarhum Ammar dan Wisnu," kata Wanda kepada Media Indonesia, Selasa (19/11).

Senada, korban lain yakni Fajar Wicaksono juga bersyukur atas penahanan tersangka. Walakin, ia menyesali keputusan pihak polisi yang sempat menangguhkan masa penahanan Dhanny.

"Pak Fahrinya (Kompol Fahri Siregar, Kasubdi Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya-red) sih, kan dia sempet sebar berita soal pelaku itu tidak melarikan diri, yang saya bingung dia dapat berita itu dari mana," kata Fajar.

Baca juga: Pengguna Skuter Listrik di Senayan Tewas Ditabrak

Padahal menurut Fajar, ia dan rekan-rekannya telah membuat BAP sebelum Fahri membeberkan alasan penangguhan pelaku.

Hari ini, Fajar dan rekan-rekannya juga telah bertemu dengan Dhanny yang ditahan di Dirlantas. "Pelaku cuma minta maaf udah melakukan kesalahan, dia akhirnya mau tetap ngikutin proses hukum," ungkapnya.

Terkait dengan tanggung jawab yang dilakukan oleh keluarga pelaku, Fajar menilai itu sebagai sebuah kewajiban.

"Kalau minta maaf secara personal kita maafkan, tapi sekali lagi kita ingin pelaku dihukum sesuai prosedur," ujar Fajar.

Ia dan rekan-rekannya yang turut menjadi korban juga telah berkonsultasi dengan pengacara. "Yang jelas dari pihak kita bener-bener inginnya pelaku dijerat kena pasal yang berat," pungkas Fajar.

Untuk diketahui, Dahnny menabrak rombongan pengenda skuter listrik pada Minggu (10/11) dini hari di kawasan Senayan.

Akibat dari peristiwa itu, dua orang meninggal dunia, yakni Ammar Nawwar Tri Darma dan Wisnu Chandra. Selain Wanda dan Fajar, rekan mereka yang menjadi korban adalah Sri Wulansari dan Bagus Laksono.

Sampai berita ini ditulis, Media Indonesia sudah menghubungi pihak keluarga Dhanny, namun belum mendapat tanggapan. (OL-4)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More