Selasa 19 November 2019, 19:58 WIB

PPP Buka Opsi Pilkada oleh DPRD

Abdillah Muhammad Marzuqi | Politik dan Hukum
PPP Buka Opsi Pilkada oleh DPRD

MI/ Susanto
Arwani Thomafi

 

WAKIL Ketua Umum PPP Arwani Thomafi membuka opsi pilkada melalui DPRD.

Arwani meminta agar dilakukan evaluasi terkait pelaksanaan pilkada langsung.

"Kita lakukan evaluasi secara menyeluruh. Evaluasi itu nantinya melibatkan seluruh pihak. Kajian ademisnya, kajian kemasyarakatannya," terang Arwani Thomafi di Kantor DPP PPP Jakarta (19/11).

Tujuan evaluasi, jelasnya, guna menilai apakah pilkada langsung telah mewujudkan kedaulatan rakyat. Selain juga perlu dilihat kaitan pilkada langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

"Lalu apakah pilkada langsung sudah menunjukkan satu kemajuan berarti terkait kesejahteraan rakyat. Itu kita kaji. Hasilnya seperti apa kita ikut kajian itu nanti secara objektif kita laksanakan," lanjut Wakil Ketua Komisi II DPR RI itu.

Menurutnya, PPP terbuka dengan kajian tersebut. Bahkan ia menekankan bahwa tidak boleh ada anggapan bahwa pilkada harus langsung oleh rakyat.

"Jadi PPP terbuka untuk melakukan kajian ini. Kita gak boleh men-judje bahwa pilkada harus langsung oleh rakyat. Pilkada gak boleh dipilih oleh DPRD," tandasnya.

Pilkada langsung maupun tidak langsung harus diberi ruang yang sama dalam pembahasan. Pasalnya, kedua opsi itu sama-sama konstitusional dalam kerangka demokrasi.

"Opsi-opsi itu harus kita buka. Karena sama-sama konstitusional, sama-sama demokratisasi dalam pemilu. Saya kira posisinya seperti itu," tegasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More