Selasa 19 November 2019, 19:36 WIB

Harga Gas Tinggi Hambat Laju Industri

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Harga Gas Tinggi Hambat Laju Industri

Antara/Aji Styawan
Karyawan memeriksa instalasi jaringan pipa gas di kawasan Onshore Receiving Facility (ORF) atau fasilitas penerimaan gas PT Pertamina Gas

 

KETUA Umum Asosiasi Produsen Oleochemical Indonesia (Apolin) Rapolo Hutabarat mengungkapkan harga gas yang tinggi menghambat laju industri di Tanah Air.

Meskipun pemerintah, melalui Peraturan Presiden Nomor 40 Tahun 2016 tentang Penetapan Harga Gas Bumi, telah menetapkan harga gas sebesar 6 dolar AS per mmbtu, pada kenyataannya di lapangan kebijakan tersebut tidak berjalan.

"Aturan hanya sebatas aturan. Kami, industri oleokimia, masih membeli gas seharga 10-13 dolar AS per mmbtu," ujar Rapolo di Jakarta, Selasa (19/11).

Baca juga : Kenaikan Harga Gas PGN Demi Tambah Infrastruktur

Padahal, lanjutnya, sektor oleokimia secara khusus disebutkan sebagai industri yang diprioritaskan menerima manfaat harga gas bumi yang rendah.

Selain oleokimia, industri lain yang semestinya mendapat harga gas sebesar 6 dolar AS mmbtu adalah industri pupuk, petrokimia, baja, keramik, kaca dan sarung tangan.

Namun, sekarang, hanya industri pupuk saja yang sudah menikmati fasilitas tersebut.

"Kami sudah surati pemerintah agar persoalan ini segera dibenahi. Harga gas tinggi membuat produk Indonesia tidak memiliki daya saing kuat di level global," ucap Rapolo. (Ol-7)

Baca Juga

Dok. Pribadi

FIKSI 2020 Lahirkan Calon Wirausahawan Muda Indonesia

👤Syarief Oebaidillah 🕔Minggu 25 Oktober 2020, 00:25 WIB
Meski di tengah situasi pandemi Covid-19, para peserta FIKSI 2020 telah menghasilkan rencana bisnis dan rintisan usaha-usaha...
Antara

Presiden Optimistis Perekonomian Lekas Membaik, Ini Indikatornya

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 21:35 WIB
"Tetapi dibandingkan dengan negara-negara lain, kontraksi ekonomi Indonesia relatif lebih landai dan saya meyakini Insyaallah mampu...
ANTARA/Abriawan Abhe

Tiga Bulan, Tripartit Nasional Bahas RPP Turunan UU Ciptaker

👤M Iqbal Al Machmudi 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 20:30 WIB
Saat ini pemerintah bersama Tripartit Nasional (perwakilan pemerintah, pengusaha, dan SP/SB) dan akademisi telah mulai membahas...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya