Selasa 19 November 2019, 22:40 WIB

Taliban Bebaskan Dua Sandera Barat

Taliban Bebaskan Dua Sandera Barat

AFP
Taliban Bebaskan Dua Sandera Barat

 

TALIBAN kemarin membebaskan dua sandera Barat dari tahanan di wilayah selatan Afghanistan. Keduanya diserahkan kepada pasukan Amerika Serikat setelah tiga tahun sebelumnya diculik dari ibu kota Kabul.

Bebasnya Kevin King (warga AS) dan Timothy Weeks (warga Australia), keduanya adalah profesor di Universitas Amerika di Kabul, terjadi sepekan setelah Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan bahwa pihaknya akan membebaskan tiga pejabat penting Taliban dari penjara. Pertukaran tahanan ini diharapkannya dapat membantu kesuksesan perundingan damai di Afghanistan.

“Keduanya dibebaskan pagi tadi di distrik Nawbahar, Provinsi Zabul. Mereka diterbangkan keluar Zabul menggunakan helikopter Amerika,” ungkap sumber di kepolisian setempat.

Sumber Taliban juga menyebut pihaknya telah membebaskan sandera dan membawa mereka ke lokasi menggunakan mobil. “Kami sudah membebaskan para profesor itu dan kini berharap pemerintah Kabul atau Amerika membebaskan tiga pejabat Taliban secepat mungkin,” kata sumber Taliban.

King dan Weeks diculik oleh kelompok bersenjata di pusat kota Kabul pada Agustus 2016.  Mereka kemudian muncul dalam kondisi kurang sehat di video yang disiarkan oleh pihak Taliban. Taliban menyebut kesehatan King memburuk.

Presiden Ghani menyebut kesehatan kedua orang itu “terus menurun ketika ditahan oleh para teroris”.

Sementara itu, Universitas Amerika di Kabul menyatakan “ikut merasa berbahagia atas bebasnya King dan Weeks, sama seperti yang dirasakan oleh keluarga para sandera”.

Tiga tokoh Taliban yang akan dibebaskan itu sendiri termasuk Anas Haqqani yang ditahan sejak 2014. Saudara Haqqani, Sirajuddin, merupakan wakil pemimpin Taliban. Tahanan lainnya adalah Haji Mali Khan, yang diyakini sebagai paman dari Sirajuddin, dan Abdul Rashid yang disebut saudara dari Mohammad Nabi Omari, pejabat di kantor politik Taliban di Qatar.

Di sisi lain, PM Pakistan Imran Khan berharap pembebasan para sandera akan mempercepat terjadinya perundingan damai. (AFP/Hym/X-11)

Baca Juga

AFP/Wang Zhao

Sempat Ditolak Bolsonaro, Brasil Setujui Impor Vaksin Sinovac

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 13:20 WIB
Regulator kesehatan Brasil Anvisa mengatakan Butantan Institute bisa mengimpor 6 juta dosis vaksin CoronaVac yang dikembangkan oleh...
AFP/Angela Weiss

Jika Terpilih, Biden Janjikan Vaksin Covid-19 Gratis di AS

👤Nur Aivanni 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 11:15 WIB
Begitu kami memiliki vaksin yang aman dan efektif, itu harus gratis untuk semua orang, baik Anda yang memiliki asuransi atau...
Dok Ist

Mengenal Dokumen Abu Dhabi dalam Pertemuan JK-Paus Fransiskus

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Sabtu 24 Oktober 2020, 10:13 WIB
Dokumen Abu Dhabi ini disebutkan menjadi peta jalan yang sungguh berharga untuk membangun perdamaian dan menciptakan hidup harmonis di...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya