Selasa 19 November 2019, 17:11 WIB

Komitmen Investasi Rp40 Triliun Datang dari Korporasi Jepang

Andhika prasetyo | Ekonomi
Komitmen Investasi Rp40 Triliun Datang dari Korporasi Jepang

Antara
Agus Gumiwang

 

INVESTOR Jepang akan membawa modal mereka yang mencapai Rp40 triliun masuk ke Indonesia.

Komitmen investasi tersebut dikantongi setelah Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berkunjung ke Negeri Sakura guna meningkatkan kerja sama ekonomi dan investasi antara kedua negara.

Pada Senin (18/11), Agus telah melakukan one on one meeting secara maraton dengan delapan korporasi, seperti Nippon Steel, Nippon Shokubai, AGC Inc. dan Toyota Group.

“Kami sampaikan bahwa, secara garis besar, sudah ada komitmen dari perusahaan-perusahaan itu untuk investasi baru dan pengembangan bisnis,” ujar Agus melalui keterangan resmi, Selasa (19/11).

Nippon Shokubai, lanjut dia, siap melakukan investasi baru sebesar US$200 juta untuk pembangunan pabrik acrylic acid berkapasitas 100.000 metrik ton.

Saat ini, perusahaan tersebut telah memiliki kapasitas produksi sebesar 140.000 metrik ton sehingga nantinya akan terakumulasi menjadi 240.000 metrik ton.

Selain itu, ada PT Asahimas Chemical, anak usaha AGC Inc. yang juga akan menggelontorkan dana senilai Rp1,3 triliun untuk ekspansi pabrik fase ke-7 di Cilegon, Jawa Barat.

Investasi tersebut ditujukan untuk perluasan pabrik Polivinil Klorida (PVC) dengan kapasitas 200.000 metrik ton per tahun. Pabrik itu ditargetkan rampung dan komersialisasi pada semester pertama 2021.

Kendati komitmen investasi sudah diutarakan, para pelaku usaha Jepang masih meminta kepastian terkait kelancaran pasokan bahan baku untuk mendukung proses industri mereka di Indonesia.

"Seperti keberlanjutan bahan baku garam, kami sudah berikan komitmen untuk hal itu. Kalau industri dalam negeri belum mampu menyediakan sesuai kebutuhan, impor garam akan kami berikan," tutur Agus.

Selain itu, mereka juga meminta pemerintah Indonesia menerapkan harga gas yang terjangkau bagi industri.

"Untuk merespons hal ini, kami akan berkoordinasi lintas kementerian seperti dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Sekarang Kementerian ESDM juga sudah menunda kenaikan harga gas dengan jangka waktu yang tidak ditentukan,” jelasnya.

Masih dari Jepang, Agus juga melakukan pertemuan dengan sejumlah perusahaan otomotif ternama seperti Toyota dan Honda.

“Kami mendapat laporan tentang rencana ekspansi Toyota Group sebesar Rp28,3 triliun. Ini termasuk pengembangan Toyota, Daihatsu, dan Hino,” sebutnya.

Investasi itu rencananya akan direalisasikan dalam periode 2019-2023 untuk mengembangkan bisnis di Indonesia.

Di samping itu, Honda juga menyampaikan akan merealisasikan investasi sebesar Rp5,1 triliun. Modal tersebut akan digunakan untuk meluncurkan model baru, pendalaman industri, lokalisasi dan beberapa hal lain.

"Kami sangat senang untuk ini karena salah satu nilai positif dari Honda adalah menempatkan pusat penelitian dan pengembangan di Indonesia,” tandas politisi Partai Golkar itu. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More