Selasa 19 November 2019, 16:36 WIB

30 Orang Telah Telah Diamankan, Terkait Bom Medan

Yoseph Pencawan | Politik dan Hukum
30 Orang Telah Telah Diamankan, Terkait Bom Medan

Ilustrasi
Ilustrasi

 

SEBANYAK 30 orang terduga teroris sudah diamankan terkait bom bunuh diri di Mapolresta Medan, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsan Atmaja, mengungkapkan sampai hari ini sudah ada total 30 orang yang diamankan polisi dari wilayah Medan dan sekitarnya. Mereka adalah orang-orang yang diduga terlibat dalam aksi bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan pada Rabu (13/11) pagi lalu.

"Tadi malam ada penangkapan lagi terhadap empat orang sehingga sampai dengan hari ini ada 30 orang yang diamankan," ujarnya kepada wartawan di RS Bhayangkara Medan, hari ini.

Keempat laki-laki terduga teroris tersebut, jelas Tatan, diamankan di wilayah Medan dan sekitarnya. Dari keempatnya ada yang berkemampuan merakit bom dan ada juga yang berperan merekrut anggota jaringan.

Namun dia belum bersedia mengungkapkan barang bukti apa saja yang didapat dalam penangkapan tadi malam. Meski diakuinya dilakukan tindakan penggeledahan terhadap tempat tinggal keempat terduga teroris, tetapi belum dapat diungkapkannya dengan alasan masih tahap pengembangan. Dia juga belum mau menyebutkan inisial nama keempat terduga teroris yang ditangkap.

"Kami masih menunggu arahan dari tim Densus 88 mengenai hasil penggeledahan dan interogasi," imbuhnya.

Menurutnya, Densus masih melakukan pendalaman dari mana aliran dana untuk pembiayaan jaringan ini.

Sedangkan keempat terduga teroris yang ditangkap tadi malam, papar Tatan, masih satu jaringan dengan RMN dan merupakan warga Medan. Saat ini para terduga teroris yang sudah diamankan masih ditahan di Mako Brimob Polda Sumut, Medan.

Secara umum, para terduga teroris yang ditangkap berusia antara 20-40 tahun. Kepada polisi mereka juga mengaku sudah dibaiat menjadi pengikut ISIS.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, saat ini masih ada satu jenazah terduga teroris lagi belum dijemput pihak keluarga. Jenazah tersebut adalah satu dari dua terduga teroris yang terpaksa ditembak karena melawan petugas saat dilakukan penangkapan di Hamparan Perak, Deliserdang.

Adapun jenazah RMN, 24, pelaku bom bunuh diri, sudah dijemput pihak keluarga dan dari informasi di lapangan, jasadnya sudah dikebumikan di TPU Sei Sikambing, kemarin sore.

Dalam perburuan anggota jaringan teroris ini Polda mengerahkan tiga kekuatan polisi di daerah guna mendukung pergerakan Tim Densus 88. Selain kekuatan Polda Sumut, dikerahkan juga satuan-satuan terkait dari Polresta Medan dan Polres Belawan. (OL-11)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More