Selasa 19 November 2019, 16:22 WIB

Sambangi KPK, Dua Komisioner Terpilih Ingin Beradaptasi

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
Sambangi KPK, Dua Komisioner Terpilih Ingin Beradaptasi

MI/ Susanto
Lili Pintauli

 

DUA komisioner terpilih Komisi Pemberantasan Korupsi periode 2019-2023 Lili Pintauli Siregar dan Nurul Ghufron menyambangi Gedung Merah Putih KPK, di kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (19/11). Keduanya datang untuk bersilaturahmi dengan pimpinan KPK periode 2015-2019 dan pegawai komisi.

"Kami akan bersinergi dengan semua pihak. Bukan hanya dengan Wadah Pegawai KPK tapi juga eksternal yang selama ini turut membangun KPK. Sebagaimana yang kita ketahui KPK menjadi lembaga yang dipercaya masyarakat," kata Ghufron di Gedung KPK.

Gufron menyebut kedatangannya bertujuan agar ia bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan kerja di KPK. Ghufron memastikan seluruh komisioner KPK terpilih lainnya siap bekerja dan bersinergi dengan seluruh pegawai KPK dan pihak-pihak terkait.

Lili menuturkan dia bersama Ghufron diterima oleh tiga pimpinan komisi saat ini yaitu Laode M Syarif, Alexander Marwata, dan Basaria Panjaitan. Pertemuan dengan pimpinan komisi antirasuah itu, dia menambahkan, hanya sebatas silaturahmi dan tidak membahas mengenai UU KPK baru maupun kasus yang sedang ditangani.

"Kita adaptasi saja lalu ngobrol dengan pimpinan yang ada. Kebetulan kami bertemu dengan Pak Laode, Pak Alex, dan Ibu Basaria," ujar Lili.

Dia mengimbuhkan dalam kesempatan itu juga bersilaturahmi dengan jajaran dan pegawai KPK. Menurut Lili, kunjungan tersebut dibutuhkan agar proses adaptasi lebih cepat ketika nantinya resmi mempimpin komisi pada Desember mendatang.

"Kalau habis pelantikan baru datang (ke KPK), kayaknya enggak efektif untuk belajar. Jadi kami perkenalan dulu sekarang. Menjelang pelantikan mungkin kami bisa satu atau dua kali lagi datang bertemu dengan teman-teman pegawai dan struktur," ucap Lili.

Lili dan Ghufron merupakan dua dari lima komisioner KPK terpilih periode 2019-2023. Komisioner KPK terpilih lainnya yakni Firli Bahuri, Nawawi Pomolango, dan Alexander Marwata. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More