Selasa 19 November 2019, 16:14 WIB

Kecelakaan di Tol Batang, Tiga Orang Tewas

Antara | Nusantara
Kecelakaan di Tol Batang, Tiga Orang Tewas

Ilustrasi
Ilustrasi

 

TIGA tewas dan dua luka setelah terjadi tabrakan antara truk dan minibus di jalan tol Batang-Semarang KM 346+700, siang tadi.

Peristiwa tersebut terjadi diduga karena sopir minibus AB 1101 EF ngantuk sehingga menabrak sebuah truk H 1836 BW.

Kepala Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Batang, AKP Doddy Triantoro,di Batang mengatakan, saat ini polisi sudah memindahkan dan olah tempat kejadian perkara di lokasi itu.

''Dugaan sementara, pengemudi mobil inova mengantuk saat melajukan mobilnya sehingga menabrak truk bagian belakang. Kami sudah menelepon keluarga korban karena tiga korban masih berada di RSUD Kalisari Batang,'' katanya.

Ia mengatakan kronologi kejadian, berawal minibus yang dikemudikan Farkhan Aziz, 19 warga Wirobajan, Yogyakarta, melaju dari arah barat
(Jakarta) menuju ke timur (Semarang) di lajur kanan. Di tempat kejadian perkara, sopir ngantuk menabrak belakang truk tronton.

Adapun truk tronton, kini dititipkan di pintu keluar tol Batang sedang mobil Tminibus dititipkan di exit Tol Weleri, Kabupaten Kendal.  

Sedangkan korban yang luka berat dan ringan masih dirawat intensif di RS Qolbu Insan Mandiri (QIM) Kabupaten Batang. Korban meninggal dunia yaitu Sudarmaji, 55 Jalan Kadipaten Kidul, Kecamatan Kraton Kota, Yogyakarta, sedang korban luka adalah Sulastri, 62, warga Bulurejo, Kecamatan Mertoyudan, Magelang, serta Masnun,65,  warga Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Magelang.

Pengemudi minibus Farkhan Azis, 19, mengatakan sebelum kejadian dia sudah merasa ngantuk saat mulai perjalanan mulai dari rest area wilayah Cirebon, Jawa Barat.

''Kami bersama rombongan baru saja pulang dari yayasan yatim piatu di Bogor. Sebelum kejadian, bapak yang mengemudikan mobil, kemudian saya gantikan setelah istirahat di rest area Cirebon,'' katanya. (OL-11)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More