Selasa 19 November 2019, 10:39 WIB

Jadi Kabaharkam, Firli Fokus ke Pilkada dan Natal

Juven MS | Politik dan Hukum
Jadi Kabaharkam, Firli Fokus ke Pilkada dan Natal

MI/Dwi Apriani
Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri

 

KOMJEN Firli Bahuri resmi dilantik sebagai Kabaharkam Polri menggantikan Komjen Condro Kirono yang dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Baharkam Polri. Kepemimpinan Firli ke depan akan fokus mengamankan Pilkada serentak 2020.

"Ke depan, kita akan menghadapi Pilkada serentak di kurang lebih 270 daerah. Untuk itu tentunya Baharkam, selaku pelaksana utama Kapolri, harus melakukan tugas tersebut sesuai dengan arahan Pak Kapolri," kata Firli di Gedung Polri, Jakarta, Selasa (19/11).

Firli mengaku telah berkoordinasi dengan Condro terkait tugas pokok Kabarhakam. Termasuk, capaian dan pekerjaan rumah Baharkam yang belum tuntas.

"Untuk menjawab tantangan tersebut, kita mempersiapkan diri sesuai program Kapolri. Ada tujuh prioritas promoter yang disampaikan Kapolri, jabaran dari 11 program Pak Tito," ujarnya.

Baca juga: Irjen Firli Dilantik jadi Kabaharkam Polri

Selain Pilkada, menurut Firli, masih ada tantangan lain yang harus dikerjakan Kabarhakam. Salah satunya, persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru.

"Selanjutnya, Indonesia negara besar negara kepulauan tentu Baharkam harus membuat kebijakan bagaimana bisa mengamankan wilayah yang luasnya 17 ribu pulau itu," ujarnya.

Jabatan Firli sebagai Kabarhakam terbilang singkat. Sebab, pada Desember nanti, Firli akan dilantik sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023.

Sayangnya, jenderal bintang tiga itu ogah menanggapi hal tersebut. Firli. saat ini, ingin fokus melaksanakan tugasnya sebagai Kabarhakam dengan sebaik-baiknya.

"Saya belum bisa bicara kalau soal KPK karena hari ini saya masih Kabaharkam. Kita fokus dulu kepada Kabaharkam," pungkasnya. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More