Selasa 19 November 2019, 08:10 WIB

Jadi Pengayom Masyarakat, Anggota Polri Dituntut Hidup Sederhana

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Jadi Pengayom Masyarakat, Anggota Polri Dituntut Hidup Sederhana

ANTARA/Yusuf Njugroho
Anggota kepolisian Polres Kudus memakaikan helm yang dibagikan secara gratis kepada pelanggar lalu lintas saat Operasi Zebra Candi 2019.

 

TERBITNYA telegram rahasia dari Kapolri ihwal pola hidup sederhana merupakan sebuah pengingat bagi para anggota polri. Hal itu disampaikan Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra.

"TR (telegram rahasia) itu dimaksudkan sebagai rambu-rambu, pembatas, dan pengingat bahwa anggota Polri senantiasa betul-betul menjaga dalam kaidah dan koridor tugaasnya, tidak boleh korupsi, tidak boleh memeras, tidak boleh menyakiti hati masyarakat yang terkait kepentingan-kepentingan individual yang memperkaya diri," kata Asep di Mabes Polri, Senin (18/11).

Asep juga menekankan kembali anggota Polri merupakan pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Sehingga, ada sebuah tanggung jawab bagi para anggota untuk memberikan keteladanan kepada masyarakat.

"Bahwa dengan pola hidup sederhana itu juga menunjukkan sebuah kebersahajaan dalam hidup, artinya sebagai sebuah profesi yang sehari-harinya bersentuhan dengan masyarakat, dia juga harus punya keteladanan itu," terang Asep.

Baca juga: Bukan Lone Wolf, Polisi Sebut Bom Medan sebagai Society Bomber

TR dinilai sebagai langkah konkret mengingatkan anggota Polri untuk tidak berpola hidup hedonis.

Menurut Asep, pola hidup hedonis itu dapat tercermin baik di media sosial maupun kehidupan sehari-hari para anggota.

Asep menyebut pihak kepolisan melalui Divisi Profesi dan Pengamanan melakukan berbagai upaya untuk mendata para anggota polisi yang bergaya hidup mewah.

Sebelumnya, Jumat (15/11), terbit surat telegram bernomor ST/30/XI/HUM.3.4./2019/DIVPROPAM yang memuat peraturan disiplin anggota Polri, kode etik profesi Polri, dan kepemilikan barang mewah oleh pegawai negeri di Polri.

Surat itu menyebut Polri meminta jajarannya bersikap sederhana sesuai cita-cita mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan bersih.

Pegawai negeri di lingkungan Polri juga dituntut bersikap antikorupsi serta menerapkan pola hidup sederhana untuk mewujudkan pegawai negeri yang profesional dan bersih. (OL-2)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More