Senin 18 November 2019, 22:45 WIB

Milad Ke-64, UMJ Siap Bersaing di Era Globalisasi

mediaindonesia.com | Humaniora
Milad Ke-64, UMJ Siap Bersaing di Era Globalisasi

Dok. UMJ
Penyerahan plakat kepada Mike Hardy dari Universitas Conventry yang memberikan orasi ilmiah di Milah ke-64 UMJ

 

DUNIA pendidikan tinggi dihadapkan pada era baru, dunia yang berubah begitu cepat bersama dengan tantangan baru yang mengiringinya.

Perubahan itu menurut Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta Syaiful Bakhri, turut merubah paradigma dunia pendidikan, yang mulai meninggalkan metode konvensional, menuju era pendidikan baru yang mengkombinasikan kemajuan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi.

Kondisi yang demikian menumbuhkan atmosfer persaingan yang semakin ketat dan semakin kompleks, dengan skala lokal, regional, bahkan global.

“Era yang disebut sebagai era globalisasi yang ditandai dengan pola pikir modern, dengan unsur-unsur siap berubah, kreatif, inovatif, dan open minded merupakan sebuah keniscayaan untuk menjadi perhatian UMJ,"kata Syaiful di sela-sela peringatan milad dan Wisuda UMJ di Tangerang, Banten, Senin (18/11).

Di Usianya yang ke-64, UMJ yang sudah memiliki 50.000 alumni dan merupakan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Tertua di Indonesia tersebut siap untuk bersaing di era globalisasi dengan memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

Baca juga : Perguruan Tinggi Islam Unjuk Gigi di OSKI

Di sisi lain, Tokoh Muhammadiyah yang juga BPH UMJ Din Syamsuddin berpesan kepada mahasiswa UMJ untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar bisa menjadi sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Director of Centre for Trust, Peace and Social Relations dari Universitas Coventry Mike Hardy yang memberikan orasi ilmiah dalam perayaan Milad UMJ mengatakan, lembaga pendidikan, baik sekolah maupun perguruan tinggi memiliki peran penting untuk mengatasi berbagai permasalahan global, termasuk bahaya ekstrimisme.   

“Dalam tantangan terhadap semua bentuk ekstremisme keras (atas nama agama, kepercayaan atau ideologi), lembaga pendidikan sering kali ditugaskan untuk memainkan peran penting.  Secara global, peran lembaga pendidikan atau Perguruan tinggi diharapkan dapat mencegah atau mengatasi ekstrimisme.”, ujarnya.

Sementara itu, dalam Milad ke-64, UMj juga melangsungkan Wisuda Sarjana ke-71 dan Wisuda Pascasarjana ke-40 dengan jumlah Wisudawan sebanyak 1.770 yang terdiri atas lulusan Program Doktor, Magister, Sarjana S1 dan Diploma 3. (RO/Ol-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More