Senin 18 November 2019, 21:46 WIB

Demi Olimpiade, Eko Yuli Ingin Tampil Apik di SEA Games 2019

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Olahraga
Demi Olimpiade, Eko Yuli Ingin Tampil Apik di SEA Games 2019

Antara
ifter putra Indonesia Eko Yuli Irawan

ATLET angkat besi Eko Yuli Irawan ingin tampil maksimal di SEA Games 2019 di Filipina, agar bisa melaju dan lolos ke Olimpiade 2020 di Tokyo.

Demi mewujudkan hal tersebut, Eko terlebih dahulu mengincar medali emas di Filipina. Karena hasil maksimal di pesta olahraga Asia Tenggara itu bisa menambah poin individu untuk lolos ke Tokyo.

"Intinya ke medali emas dulu, sisanya untuk cari total angka. Karena itu untuk kualifikasi olimpiade. Perhitungannya kan dikalikan dengan rekor angkatan yang harus mendekati rekor dunia," ucap Eko saat ditemui di kompleks Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (18/11).

 

Baca juga: Tabrakan, Vettel dan Leclerc Dimaraih Bos Ferrari

 

 

Eko memilih turun gunung untuk beradu kekuatan di SEA Games lantaran ingin mempertahankan posisinya agar tak disalip pesaingnya dalam kualifikasi Olimpiade.

Sejatinya, Eko mengklaim bisa lolos ke Olimpiade jika melihat rekor angkatannya di nomor 61 kg. Tercatat, ia meraih total angkatan 317 kg. Namun, peraih medali perak di Olimpiade Rio de Janeiro 2016 itu tak ingin cepat puas.

Ia tak hanya ingin sekadar lolos ke Tokyo. Eko pun bertekad untuk meningkatkan total angkatannya sebelum Olimpiade dengan memaksimalkan sisa enam kejuaraan sebelum berlaga di Olimpiade Tokyo.

Di sisa beberapa hari jelang SEA Games, Eko tengah melakukan persiapan khusus guna melancarkan targetnya meraih medali emas di nomor 61 kg. meski masih alam fase pemulihan cedera, Eko terus meningkatkan teknik angkat yang masih menjadi kendala dirinya saat mengangkat beban.

"Soal teknis harus lebih yakin aja dari kesalahan gerakan. Takutnya kalo masih ada masalah bisa jatuh ke depan, jadi lebih fokus untuk ketenangan diri sebelum bertanding," pungkasnya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More