Senin 18 November 2019, 21:10 WIB

Susi Pudjiastuti Puji Pemulihan Tanjung Lesung Pascatsunami

Ghani Nurcahyadi | Nusantara
Susi Pudjiastuti Puji Pemulihan Tanjung Lesung Pascatsunami

Dok. KEK tanjung Lesung
Mantan Menteri Kelautan dan Peikanan Susi Pudjiastuti saat mengunjungi KEK Tanjung Lesung

 

MENTERI Kelautan dan Perikanan 2014-2019 Susi Pudjiastuti berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Tanjung Lesung, di Pandeglang, Banten, Sabtu (16/11) lalu.

Susi datang sebagai Pandu Laut Nusantara untuk melihat lokasi dan nelayan yang terdampak tsunami 22 Desember 2018. Lalu menghibahkan 5 kapal kepada nelayan yang membutuhkan.

Dalam kunjungannya, Susi ditemani Direktur Operasional KEK Tanjung Lesung Kunto Wijoyo, untuk melihat lokasi tempat yang hancur akibat terjangan tsunami. Salah satunya ialah pantai Tanjung Lesung, seperti jalan setapak di pinggir pantai, dinding pembatas pantai dengan resort, dan bekas pepohonan yang tumbang.

Namun saat Susi menyambangi pantai Tanjung Lesung, sudah tidak terlihat lagi kerusakan di sana. Sebaliknya, Pantai Tanjung Lesung sudah kembali seperti sedia kala. Yang tersisa hanya panorama pantainya yang indah.

Menanggapi hal itu, Kunto Wijoyo mengatakan, pengelola KEK Tanjung Lesung langsung berbenah pascatsunami. Tujuannya agar pantai Tanjung Lesung cepat pulih dan bisa kembali dibuka.

Baca juga : 1.501 Relawan Bantu Penanganan Pascabencana Tsunami Selat Sunda

"Kami tidak berlarut-larut dalam kesedihan saat itu. Perbaikan besar-besaran langsung kami lakukan. Hingga per-Januari 2019 Tanjung Lesung sudah aman untuk dikunjungi lagi,“ kata Kunto Wijoyo, dalam keterangan tertulisnya.

Selain itu, dari segi keamanan, KEK Tanjung Lesung juga meningkatkan standarnya demi kenyamanan wisatawan. Salah satunya dengan memasang teknologi pendeteksi dini tsunami, yaitu WERA Ocean Radar yang mampu mendeteksi adanya tsunami begitu ada gempa besar terjadi.

“Dari perbaikan yang kami lakukan, okupansi wisatawan setiap bulannya pun mulai membaik dan sekarang sudah kembali normal. Sudah banyak wisatawan, baik pribadi maupun korporasi yang mempercayakan liburan atau gathering perusahaan ke Tanjung Lesung,” ungkap Kunto.

Susi pun memuji komitmen dari pengelola KEK Pariwisata Tanjung Lesung. Ia juga merasa bahwa KEK Tanjung Lesung sudah aman.

Menurut Susi, dengan keindahan yang dimiliki KEK Tanjung Lesung, ia yakin pantai Tanjung Lesung bisa menjadi salah satu tempat liburan favorit masyarakat.

Pasalnya, Susi sudah merasakan langsung keindahan pantai KEK Tanjung Lesung usai mencari nelayan yang pantas menerima hibah. Ia main paddling sambil menikmati sunset di Pantai Bodur, salah satu pantai yang dikelola KEK Tanjung Lesung.

Baca juga : Menpar : Festival Tanjung Lesung Masuk Event Pariwisata Nasional

Pemilik maskapai Susi Air itu merasakan panorama sunset di Pantai Bodur sangat indah dan unik. Mataharinya bulat penuh dengan warna oranye yang memantul ke pantai. Membuat siapa saja akan betah berlama-lama di sana.

“Barusan kita ‘jemput’ sunset, agak ke tengah sedikit dan sunset-nya luar biasa. Mataharinya besar, sangat jernih dan paddling disini enak sekali. So, ayo kunjungi Pantai Bodur di Tanjung Lesung,” seru Susi.

Susi mengimbau para pengunjung yang nantinya datang ke Pantai Bodur untuk tidak membuang sampah sembarangan, agar keindahan Pulau Bodur senantiasa terjaga.

“Yang paling penting kalau datang ke Pantai Bodur jangan bawa sampah. Gak boleh buang sampah.  Dan kalau lihat plastik tolong juga diambil. Supaya pantainya tetap bersih,” pungkas Susi. (RO/OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More