Senin 18 November 2019, 20:19 WIB

Kemenag: Aset First Travel akan Dikembalikan ke Korban

Emir Chairullah | Humaniora
Kemenag: Aset First Travel akan Dikembalikan ke Korban

MI/ Ramdani
Zainut Tauhid Saadi

 

PEMERINTAH melalui Kementerian Agama meminta aset yang disita dari biro perjalanan First Travel dikembalikan ke calon jamaah umroh yang menjadi korban.

Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid Saadi mengungkapkan, pengaturan pengembalian dana para korban tersebut dilakukan setelah kejaksaan melakukan tindakan hukum. “Kalau dari pihak kami, saya kira karena itu hak jamaah, hak masyarakat ya harus dikembalikan,” katanya usai Rapat Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) di Kantor Wapres, Senin.

Menurut Zainut, pihaknya sudah memberikan catatan bahwa para calon jamaah korban penipuan First Travel ini harus menjadi perhatian. “Apakah pengembaliannya dengan cara memberangkatkan umroh atau dikembalikan uangnya. Kami dari Kemenag sangat mendukung itu,” tegasnya.

Terkait dengan langkah kejaksaan yang menyita aset First Travel menjadi milik negara, Zainut menyebutkan, hal ini terkait dengan gugatan pidana yang dilakukan korban First Travel. “Sehingga aset yang berkaitan dengan hal itu memang disita oleh negara,” ujarnya.

Sebelumnya, para korban mendesak pemerintah, khususnya Menteri Agama Fachrul Razi, diharapkan bisa membantu mengembalikan aset-aset First Travel para calon jemaah. “Semoga Menteri Agama bisa membantu mencari solusi tuntas atas kasus ini dan bukan hanya mempersoalkan celana cingkrang, cadar dan sejenisnya," kata pengacara korban First Travel, TM Luthfi Yazid, dalam keterangannya. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More