Senin 18 November 2019, 23:20 WIB

Penyiram Air Keras Kurang Dapat Perhatian dari Kakak Perempuan

Penyiram Air Keras Kurang Dapat Perhatian dari Kakak Perempuan

ANTARA
Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono

 

POLDA Metro Jaya masih terus mendalami motif FY, 29, pelaku penyiraman air keras di Jakarta Barat. Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono menyebut dari hasil pemeriksaan sementara tidak ditemukan indikasi gangguan jiwa terhadap diri pelaku.

Gatot mengatakan bahwa pelaku pernah jatuh dan mengalami robek pada bagian kepala. Namun, ia kurang mendapat perhatian dari kakak perempuannya saat sakit.

"Mungkin pertanyaan kenapa korbannya perempuan semua? Karena kakaknya ini, adalah perempuan. Namun, kita masih mendalami apakah itu motif yang sebenarnya apa bukan," jelas Gatot.

Pelaku yang bekerja sebagai tukang reparasi AC itu juga diketahui memiliki hobi bermain gim. Namun, polisi belum mau buru-buru mengaitkan hobi pelaku dengan aksi yang dilakukannya.

Gatot juga mengungkapkan bahwa pelaku sudah melakukan aksinya sebanyak empat kali. Namun, pada penyerangan pertama, tidak ada pelaporan dari korban. "Sebelumnya, lebih kurang tanggal 3 (November) pernah sekali, jadi ada empat kali penyerangan. Hanya karena campuran air dan soda apinya sedikit, jadi tidak berdampak terhadap korban dan tidak ada yang melapor ke kepolisian," kata Gatot. (Tri/J-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More