Senin 18 November 2019, 19:10 WIB

DPRD Sebut Penggusuran jadi Simalakama untuk Anies

Insi Nantika Jelita | Megapolitan
DPRD Sebut Penggusuran jadi Simalakama untuk Anies

MI/ Adi Maulana Ibrahim
Petugas menggunakan alat berat membongkar bangunan semi permanen di pinggiran Kali Sunter

 

ANGGOTA DPRD DKI dari Fraksi Nasdem, Nova Harivan Paloh meminta pemerintah provinsi (Pemprov) DKI untuk jauh-jauh hari memberitahukan kepada warga terkait penggusuran.

Pada Jumat (15/11) lalu Pemerintah Kota Jakarta Utara melakukan penertiban terhadap ratusan permukiman liar yang berdiri di atas saluran penghubung Kali Sunter.

"Jangan tiba-tiba semua dibongkar. Harus ada koordinasi dengan warganya. Harus jelas dan beri tempat yang lain, harus persuasif dengan warga. Intinya program itu jangan sampai jadi simalakama," kata Nova saat dihubungi, Jakarta, Senin (18/11).

Nova menyetuj8ui penggusuran apabila sesuai prosedur dan merupakan program prioritas.

"Paling penting program prioritas itu harus berjalan. Itu yang paling penting. Memang ini seperti buah simalakama kan. Kalau enggak dikerjakan, tapi program prioritas. Lain halnya digusur untuk swasta atau membangun apa. Kalau untuk normalisasi saluran air, itu prioritas," jelas Nova.

Terkait janji kampanye Gubernur Anies Baswedan yang tidak akan menggusur di kawasan Sunter, Nova mengatakan hal itu bisa berbeda lantaran terkait program prioritas Anies.

"Jika dikaitkan dengan program kampanye, tapi program utama enggak ada, ini nanti enggak tercapai target lima tahun kedepan. Intinya, kami imbau kepada pemprov kalau mau gusur orang ya diberikan tempat yang layak. Kemudian, sudah jauh-jauh hari (diberitahu)," tukas Nova.

Terpisah, Anggota DPRD Fraksi PDI Perjuangan, Gilbert Simanjuntak menilai janji kampanye Anies tidak konsisten dengan tindakan. Ia menilai jika kawasan Sunter tidak digusur maka mengakibatkan lebih banyak masyarakat yang terdampak

“Janji kampanye tidak konsisten dengan tindakan, dia bilang ‘kita musti pro rakyat, berperikemanusiaan’. Dia tidak bisa memahami perikemanusiaan yang rasional. Yang janji juga terkesan tidak tahu itu (kawasan) tidak boleh ditempati. Anies kan menang mutlak disitu karena dijanjikan tidak digusur,” pungkas Gilbert. (OL-8)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More