Selasa 19 November 2019, 06:00 WIB

PLN Raih Penghargaaan Brand of The Year 2019-2020

mediaindonesia.com | Ekonomi
PLN Raih Penghargaaan Brand of The Year 2019-2020

DOK PLN
PLN Raih Penghargaaan Brand of The Year 2019-2020

 

PLN berhasil menerima Penghargaan Brand Global paling bergengsi, 'Brand of The Year' dari World Branding Forum pada Kamis, 14 November 2019, di Kensington Palace, London, Inggris.

PLN terpilih sebagai pemenang nasional pada kategori Energy-Power dalam penyelenggaraan acara World Branding Awards 2019. Para Pemenang telah melewati tahap penjurian secara ketat antara lain Penilaian Brand, Riset Pasar Konsumen, dan Voting Publik secara Online. Dalam masing-masing kategori, hanya terdapat satu pemenang per negara.

Penghargaan ini didedikasikan untuk menghargai kerja keras dan kesuksesan dari sejumlah produk global dan nasional. Pemenang Penghargaan ini sebelumnya antara lain Apple, BMW, Coca-Cola, Samsung, Nike, Louis Vuitton, British Airways, dan beberapa brand dunia lain yang terkenal.

The World Branding Awards adalah program penghargaan utama dari World Branding Forum, sebuah Organisasi non-profit global yang memiliki tujuan untuk memajukan standar, keterampilan, dan pendidikan komunitas branding untuk kebaikan industri dan konsumen. Selama perjalanannya sejak 2014, The World Branding Awards telah diikuti oleh 653 brands di 62 negara dan 7 kawasan.

"Penghargaan ini tidak hanya berarti bagi PLN sebagai perusahaan energi terbesar di Indonesia, namun juga merupakan bentuk penghargaan kepada semua Pegawai PLN yang telah mendedikasikan hidupnya untuk membangun kelistrikan di Tanah Air hingga rasio elektrifikasi Indonesia mencapai 98,83 % saat ini. Penghargaan ini juga menambah semangat keluarga besar PLN untuk meningkatkan rasio elektrifikasi hingga 100% di tahun 2020," ungkap Direktur Human Capital Management Muhamad Ali. (RO/OL-10)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More