Senin 18 November 2019, 17:05 WIB

Tren Rambut Crop Style Berlanjut di 2020

Fathurrozak | Weekend
Tren Rambut Crop Style Berlanjut di 2020

Dok. Barberlyfe Indonesia
BARBER internasional asal Los Angeles, Amerika Sofie 'Staygold' Pok sedang menunjukkan kepiawaiannya menata rambut.

BARBER internasional asal Los Angeles, Amerika Sofie 'Staygold' Pok menyebutkan gaya potongan crop masih akan tetap menjadi pilihan utama pada 2020. Selain crop, ia juga memberikan opsi lain untuk gaya 2020. Menurut perempuan yang lebih akrab dengan nama Staygold ini, kosmetologi dan barbering akan lebih berbaur pada tahun 2020. Sehingga, menjadi melting pot dan gaya yang muncul tidak fokus pada satu jenis.

1. Crop

Potongan ini meninggalkan poni pada bagian depan, dan di sisi samping ditipiskan layaknya model potongan cepak. Menurut Sofie 'Staygold' Pok, crop masih akan jadi pilihan utama tahun depan. Tentu dengan beberapa variasi.

"Modelnya tidak banyak berubah. Saat menciptakan model potongan, semisal dagu si kustomer kita kotak, maka barber harus fokus untuk menciptakan volume di atas, sehingga akan menghasilkan tampilan yang berbeda," ungkapnya saat ditemui di sela ia menjadi edukator dalam Barberlyfe Indonesia volume 4 di Usmar Ismail Hall, Kamis, (14/11).

"Bentuk potongan crop tentunya juga berbeda-beda. Sehingga akan muncul variasi crop yang lebih square, bulat, segitiga, dan gondrong," sambungnya.


2. Curly Faux Hawk

Rambut keriting kini dimanfaatkan sebagai tampilan yang lebih bergaya. Bila curly fade juga sudah lazim dipilih, curly faux hawk juga masih akan tetap menjadi opsi utama untuk gaya 2020.

"Dulu mungkin yang punya rambut keriting akan diluruskan. Tapi kini lebih fokus untuk memanfaatkan rambut keriting dengan cara yang lebih bergaya dan memiliki sisi rapi," kata Staygold.

 

3. Warna Pastel

Coloring bagi pria kini juga sudah menjadi hal lumrah. Seiring kemunculan para musisi atau selebritas dengan rambut berwarna, juga menjadi inspirasi bagi banyak pria.

Staygold menyebutkan warna pastel dan blonde bisa jadi pilihan utama. Terkhusus bagi pemilik rambut hitam yang hanya memiliki satu tone, sehingga terkesan stagnan.

"Warna yang bagus akan tetap bagus. Kalau mau coloring, sebenarnya yang perlu menjadi perhatian ialah kontras warna rambut dengan warna kulit. Sehingga, bagaimana kita bisa memilih warna agar kontras tidak menjadi dominan."

Sofie yang tumbuh dan besar di keluarga Asia, memberikan catatan agar kita juga memperhatikan produk hairstyling yang digunakan. "Misal memilih pomade, bukan hanya yang kuat membuat rambut bisa berdiri. Tetapi juga harus perhatikan fleksibilitasnya. Sehingga rambut juga bisa melengkung. Bukan asal berdiri seperti spike. Jadi secara tekstur kelembutan cukup bisa membuat rambut untuk belok dan jatuh dari samping,". (M-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More