Senin 18 November 2019, 10:20 WIB

MK akan Tambah Kategori Anugerah

Abdillah M Marzuqi | Politik dan Hukum
MK akan Tambah Kategori Anugerah

MI/MOHAMAD IRFAN
Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman.

 

MAHKAMAH Konstitusi mewacanakan untuk menambah kategori Anugerah Konstitusi dalam gelaran tahun depan. Pada tahun ini, anugerah diberikan kepada kelompok guru, penulis, wartawan, dan media massa.

Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman mengungkapkan kategori yang kemungkinan besar masuk pada ajang Anugerah Konstitusi berikutnya ialah desa konstitusi. Menurut Anwar, MK telah mempunyai ajang tersebut.

Pada 2018, Desa Bangbang, Tembuku, Bangli, Bali, dikukuhkan sebagai desa konstitusi. Ajang itu merupakan bagian dari upaya MK membangun role model dalam penegakan konstitusi.

Desa Bangbang dipilih sebagai desa konstitusi karena masyarakat desa itu dinilai memiliki semangat dan komitmen untuk sadar berkonstitusi. Mereka juga memenuhi kriteria sebagai desa konstitusi, di antaranya memiliki nilai religius, nilai gotong royong, demokrasi, serta kesadaran hukum.

Meski begitu, penetapan desa konstitusi tersebut belum menjadi bagian dari Anugerah Konstitusi. "Jadi mungkin nanti akan disatukan dengan acara seperti ini," ungkap Anwar kepada Media Indonesia seusai Malam Puncak Anugerah Konstitusi 2019 di Grand Sahid, Jakarta, Jumat (15/11).

Anugerah Konstitusi menghargai konstribusi guru, wartawan, penulis, dan media massa dalam penegakan hukum dan konstitusi. Para guru atau pengajar, khususnya Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), misalnya, berjasa memberikan pemahaman Pancasila dan konstitusi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Sebelumnya, dalam sambutannya, Anwar Usman menyayangkan PPKn masih dipandang sebelah mata. Padahal, penegakan konstitusi dan pemenuhan hak-hak konstitusi berawal dari pemahaman tentang Pancasila dan kewarganegaraan yang seharusnya didapatkan di bangku pendidikan formal.

Anwar Usman juga menegaskan penegakan hukum dan konstitusi tidak bisa hanya bersandar pada MK, tetapi juga tanggung jawab bersama warga negara.

Salah satu guru PPKn penerima Anugerah Konstitusi 2019 Husnil Kirom mengungkapkan harapannya agar kegiatan itu bisa menginspirasi para siswa, guru, dan pihak terkait. Ia juga berharap agar kegiatan itu tidak hanya rutinitas.

"Tapi juga sebagai penyemangat dan juga pembangkit dalam implementasi pengamalan nilai-nilai Pancasila dan kesadaran berkonstitusi bagi siswa," imbuh Husnil. (Zuq/P-2)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More