Minggu 17 November 2019, 20:25 WIB

ISEF 2019 Bukukan Kesepakatan Binis Hingga Rp22,63 Triliun

Ihfa Firdausya | Ekonomi
ISEF 2019 Bukukan Kesepakatan Binis Hingga Rp22,63 Triliun

Antara/Hafidz Mubarak A
Wakil Presiden Ma'ruf Amin meninjau ISEF 2019

 

PENYELENGGARAAN Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) ke-6, 12-16 November 2019 sukses membukukan kesepakatan dan transaski bisnis hingga Rp22,63 triliun.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Sugeng mengatakan, pencapaian itu semakin membuka jalan Indoneaia untuk menjadi rujukan ekonomi syariah dunia,

ISEF 2019 juga membukukan komitmen pengembangan usaha dari 31 transaksi dengan nilai mencapai Rp22,50 triliun. Komitmen tersebut terjadi antara pesantren dan UMKM dengan korporasi domestik dan global serta perbankan.

"Komitmen tertinggi terjadi di sektor keuangan senilai Rp11,27 triliun dan di bidang infrastruktur senilai Rp10,68 triliun. Kesepakatan temu bisnis (business matching) diperoleh dari 161 transaksi total senilai Rp149,30 miliar. Kesepakatan tertinggi berasal dari sektor makanan & minuman dan sektor agrikultur," katanya dalam keterangan tertulis.

Di samping kesepakatan bisnis, ISEF yang diikuti 273 peserta pameran, juga mencatat beberapa pencapaian lainnya.

Baca juga : Ma'ruf Harap Indonesia Jadi Pusat Ekonomi dan Keuangan Syariah

Di bidang keuangan syariah, diperoleh pembiayaan syariah dan kegiatan sektor keuangan sosial syariah melalui lelang wakaf senilai Rp2,95 miliar.

Total nilai penjualan (omset) yang dicapai dari pameran produk halal sepanjang ISEF 2019 menembus angka Rp29,80 miliar. Produk-produk tersebut antara lain makanan, minuman, pariwisata, dan busana muslim.

Selain itu, gelaran ISEF juga menarik minat masyarakat untuk meningkatkan literasi tentang ekonomi syariah melalui berbagai forum dan kajian ekonomi syariah internasional.

"Melalui forum 5th International Islamic Monetary Economics and Finance Conference (IIMEFC) 2019 telah diterima 250 makalah yang disampaikan oleh 510 penulis yang berasal dari 25 negara," tutur Sugeng.

Baca juga : ISEF dukung Fesyen Etis dan Berkelanjutan

Kegiatan ini pun berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia melalui pengembangan ekosistem riset dan pendidikan di bidang ekonomi dan keuangan syariah.

Lebih jauh, katanya, ISEF 2019 memberikan makna dan arti lebih luas bagi pengembangan ekonomi syariah di tanah air. Antara lain international branding, platform pertemuan dan kesepakatan domestik dan internasional, dan strategic integrator (silaturahim strategis).

"ISEF 2019 menunjukkan atensi global dengan menarik kehadiran 45 negara melalui 27 forum nasional dan internasional, seperti 14th Islamic Financial Service Board (IFSB) Summit dan OIC International Forum for Islamic Social Finance yang secara total dihadiri 5145 partisipan. Adapun jumlah pengunjung mencapai 40.000 orang," pungkasnya. (OL-7)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More