Minggu 17 November 2019, 13:29 WIB

Sehari Pascaoperasi, Kondisi Kembar Siam Ardi Ardan Stabil

Atalya Puspa | Humaniora
Sehari Pascaoperasi, Kondisi Kembar Siam Ardi Ardan Stabil

ANTARA/DEVI NINDY
Orang tua bayi kembar siam Ardi dan Ardan, Berry dan Hesti (tengah-kanan) dalam jumpa pers usai operasi pemisahan di RSA Harapan Kita.

 

SATU hari pascaoperasi pemisahan, Kembar siam Ardi Ardan dinyatakan dalam kondisi stabil. Hal itu dingkapkan oleh Humas RSAB Harapan Kita Nia.

"Kondisi Ardab dan Ardi saat dalam kondisi stabil, masih dalam pengawasan di ruang perawatan Pediatric Intensive Care Unit (PICU)," kata Nia Kepada Media Indonesia, Minggu (17/11).

Nia menyatakan, pagi tadi tim dokter telah memeriksa secara langsung kondisi Ardi dan Ardan pascaoperasi. Nantinya, pemeriksaan secara ketat tersebut akan terus dilakukan selama keduanya masih menjalani perawatan di PICU.

"Pagi ini sudah diperiksa oleh tim dokter dari beberapa dokter spesialis. Informasi perkembangan kesehatan saat ini sudah disampaikan oleh tim dokter kepada kedua orang tua," tuturnya.

Untuk diketahui, proses pemisahan kembar siam Ardi Ardan berlangsung kemarin, Sabtu (16/11) dengan melibatkan 30 tenaga medis dan berjalan selama 10 jam. Ketua Tim Medis Tim Operasi Alexandra menyatakan pemisahan bayi kembar siam Ardi dan Ardan berjalan lancar.

“Persiapan sejak tiga bulan lalu. Kita sudah memeriksa secara detail kemungkinan apa yang ketemu. Ini bagian hatinya yang menempel. Alhamdulillah bisa kita pisahkan,” kata Alex di RSAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (16/11). (OL-09)

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar

Agar PJJ Efektif, Guru dan Orang Tua Harus Jalin Komunikasi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:18 WIB
Sebelum pandemi covid-19, komunikasi guru dengan orang tua cenderung berjalan lancar secara tatap muka. Berbeda saat pandemi di mana...
AFP

Kemenag: 26 Ribu Jemaah Penuhi Syarat Usia Umrah di Masa Pandemi

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 15:09 WIB
“Ada 26.328 jemaah atau 44% dari mereka yang sudah mendapat nomor registrasi, berusia 18 sampai 50 tahun. Mereka masuk dalam kriteria...
Dok.MI

Muhammadiyah: Perayaan Maulid Nabi Jangan Kumpulkan Banyak Orang

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Kamis 29 Oktober 2020, 14:51 WIB
Mu'ti mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad pada masa pandemi Covid-19 sebaiknya tidak dilakukan dengan kegiatan seremonial yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya