Minggu 17 November 2019, 12:25 WIB

Pengamat: Pembangunan Kolam Renang Harus Dihentikan

Bayu Anggoro | Nusantara
Pengamat: Pembangunan Kolam Renang Harus Dihentikan

MI/Bayu Anggoro
Pakar pemerintahan dan kebijakan publik dari Universitas Padjajaran Bandung, Muradi

 

GUBERNUR Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) diminta menghentikan pembangunan kolam renang di rumah dinasnya. Hal ini dinilai mencederai perasaan publik di saat masih banyaknya persoalan serius yang dihadapi masyarakat. Pakar pemerintahan dan kebijakan publik dari Universitas Padjajaran Bandung, Muradi, menilai pembuatan kolam renang untuk Emil sangat tidak tepat apalagi jika menelan biaya yang cukup besar. Ini akan menyakiti perasaan masyarakat yang seharusnya mendapatkan program kerja nyata dari pemerintah.

"Ini akan mencederai perasaan publik. Publik butuh yang konkret dan dirasakan langsung," kata Muradi di Bandung, Minggu (17/11/2019).

Menurut Muradi, pembangunan yang dilakukan gubernur dan jajarannya di pemerintahan harus berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Seharusnya, Emil mendahulukan kebutuhan masyarakat seperti penambahan ruang kelas baru, pembangunan rumah sakit, hingga infrastruktur untuk menunjang mobilitas masyarakat.

"Itu harusnya didahulukan. Kalau kita (Emil) punya keinginan, harus seirama dengan yang ada di masyarakat. Jangan sampai yang di masyarakat, berbeda dengan yang dia inginkan," katanya.

Dalam hal ini, menurutnya kolam renang merupakan kebutuhan pribadi sehingga kurang tepat apalagi jika menghabiskan anggaran miliaran rupiah. Jika ingin dipaksakan pun, Muradi berharap Emil bisa memberi alasan yang logis baik ke masyarakat maupun legislatif.

"Selama tidak bisa dijelaskan secara konseptual, normatif, itu akan jadi masalah," katanya.

Dia menilai alasan sakit yang disampaikan Emil tidak bisa diterima. Jika memang benar sakit, menurutnya Emil akan lebih baik jika  melakukannya di kolam renang publik yang sudah ada. Selain agar bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat, kolam renangnya pun tidak akan menjadi beban negara ketika Emil sudah sembuh dan tidak memerlukannya
lagi.

baca juga: Edhy Prabowo Berencana Kapal Tangkapan Dibagikan Ke Nelayan

"Secara normatif, dia tidak punya landasan politik yang cukup baik. Kalau tidak jadi gubernur lagi, kan jadi beban kepala daerah berikutnya. Jangan sampai RK enggak jadi gubernur lagi, kolamnya jadi terbengkalai," pungkasnya. (OL-3)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More