Minggu 17 November 2019, 09:30 WIB

Wapres Jalan Santai Sambil Kampanyekan Kerukunan Umat Beragama

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Wapres Jalan Santai Sambil Kampanyekan Kerukunan Umat Beragama

MI/Tosiani
Wakil Presiden RI KH Ma'ruf Amin mengajak umat beragama di Indonesia untuk menjaga kerukunan.

 

DENGAN mengenakan kaos interfaith walk 'pemuda lintas iman' berwarna biru dan celana olahraga, serta topi dan sepatu olahraga berwarna biru, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengikuti jalan santai di kawasan car free day Bundaran HI, Jakarta, pagi ini (17/11/2019).

Sekitar setengah jam lebih, Ma'ruf beserta peserta interfaith walk melakukan jalan santai yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB. Turut mendamping Ma'ruf dalam acara jalan santai tersebut, antara lain Ibu Wury Ma'ruf Amin, Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar dan Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Yenny Wahid.

Dengan melakukan jalan santai interfaith walk tersebut, Ma'ruf Amin mengaku tidak pernah merasa bahagia seperti hari ini.

"Saya tidak pernah merasa bahagia, sebahagia hari ini, karena memang ini merupakan upaya konkrit untuk menyatukan seluruh potensi bangsa ini dari berbagai agama," ungkapnya di depan Gedung Sarinah, Jakarta.  

Acara yang digelar tanpa biaya yang mahal, lanjutnya, itu bisa menghasilkan manfaat yang sangat besar sekali. Maka itu, ia pun menginginkan agar acara seperti itu digelar di setiap provinsi di Indonesia.

"Saya ingin ada upacara atau event khusus untuk di Papua supaya menyatukan seluruh rakyat Papua dan membangun Papua yang damai," katanya.

Ia pun mengajak semua pihak untuk membangun narasi-narasi kerukunan, bukan narasi konflik ataupun narasi yang menimbulkan perbedaan.

"Narasi kita dalam khotbah di masjid, gereja, dalam ceramah-ceramah, kita hindarkan narasi-narasi yang menimbulkan konflik dan permusuhan," ajaknya.

Menurutnya, narasi yang harus dibangun adalah rasa saling mengenal, saling mencintai, saling menyayangi, saling membantu, dan saling menolong.

"Narasi-narasi itu yang harus kita bangun ke depan, kita tinggalkan narasi-narasi konflik," imbuhnya.

baca juga: Aklamasi Berisiko Memecah Partai Golkar

Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta Nasaruddin Umar pun setuju untuk menggelar acara yang serupa di seluruh Indonesia. Kegiatan yang tidak membutuhkan biaya yang banyak tersebut, sambungnya, itu kemudian bisa menciptakan suatu ikatan emosional yang luar biasa. Pasalnya, seluruh tokoh lintas agama hadir dalam acara tersebut mulai dari Islam, Konghucu, Budha, Hindu, Katolik, hingga Protestan.

Dalam acara jalan santai tersebut, Nasaruddin pun sempat terkejut dengan Ma'ruf Amin.

"Di luar perkiraan kita semuanya. Orang lain pada ngos-ngosan, beliaunya masih belum berkeringat," ceritanya. (OL-3)

 

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More