Minggu 17 November 2019, 07:00 WIB

Bayi Kembar Siam Ardi Ardan Berhasil Dipisah

Rifaldi Putra Irianto | Humaniora
Bayi Kembar Siam Ardi Ardan Berhasil Dipisah

ANTARA FOTO/Didik Suhartono
Ilustrasi Pemisahan Bayi Kembar Siam.

 

PASCAOPERASI pemisahaan bayi kembar siam Ardi dan Ardan di Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita, ibunda dari Ardi dan Ardan, Hesti Novianti, berterima kasih kepada tim ­tenaga medis yang telah berupaya melakukan operasi pemisahan kedua buah hatinya tersebut.

“Alhamdulillah, terima kasih banyak segala puji bagi Allah, terima kasih untuk seluruh tim dokter yang telah membantu proses ­operasi Ardi dan Ardan, terima kasih sekali lagi,” ucap Hesti sambil tersenyum lega, di RSAB Harapan Kita, Jakarta, Sabtu (16/11).

Prosesi pemisahan keduanya melibatkan 30 tenaga medis dan berjalan selama 10 jam. Ketua Tim Medis Tim Operasi Alexandra menyatakan pemisahan bayi kembar siam Ardi dan Ardan berjalan lancar.

“Persiapan sejak tiga bulan lalu. Kita sudah memeriksa secara detail kemungkinan apa yang ketemu. Ini bagian hatinya yang menempel. Alhamdulillah bisa kita pisahkan,” kata Alex di RSAB Harapan Kita, Jakarta Barat, Sabtu (16/11).

Alex menuturkan, kembar siam Ardi dan Ardan memiliki organ hati masing-masing. Keduanya menempel bersama dengan tulang dada dan diafragma.

“Mereka punya hati masing-masing, tapi menempel. Jadi kita potong di pertengahan. Ususnya memang sudah terpisah. Masing-masing punya bagian yang terpisah,” ujar Alex.

Operasi pemisahan bagian dada dan perut diperkirakan membutuhkan waktu 16 jam. Namun, operasi berlangsung lebih cepat dari perkiraan, yakni  dalam waktu 10 jam telah selesai,” tambah Direktur RSAB Harapan Kita Didi Danukusumo.       

Dokter Spesialis Bedah ­Toraks Budi Rahmat mengatakan pihaknya tidak menambahkan material apa pun untuk me­ rekonstruksi otot pernapasan yang dipisahkan.

Dinding dada bayi kembar siam ini menyatu sepanjang lima cm, diafragma sepanjang 30 cm.

“Dari kiri ke kanan kita pisahkan sedemikian rupa, tanpa menggunakan material apa­ pun. Jadi, jaringan utama si bayi ­kemungkinannya kecil untuk terkena infeksi di ­kemudian hari,” ucapnya.

Setelah operasi, bayi kembar Ardi dan Ardan dalam perawatan di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) sekitar 7 sampai 10 hari. (Rif/Ata/I-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More